Upaya Hentikan Wabah Corona, PKB Serukan Warganya Berdoa Li Khomsatun

SURABAYA (global-news.co.id) –Belum berakhirnya wabah virus COVID-19 di Indonesia dan di Jatim khususnya, memaksa kader dan warga PKB untuk bermunajat sekaligus mengumandangkan doa Li Khomsatun yang merupakan peninggalan dari pendiri NU KH Hasyim Asy’ari sebagai upaya untuk mendobrak pintu langit.

 

Ahmad Tamim

“Usaha medis dan segala cara sudah dilakukan, sekarang saatnya bermunajat berdoa dan mengumandangkan doa Li Khomsatun untuk permohonan kepada Allah SWT agar wabah virus COVID-19 segera berakhir,” ujar Wakil Ketua DPW PKB Jatim Ahmad Tamim, Rabu (15/4/2020).

Pria yang juga anggota DPRD Jatim ini mengatakan dampak adanya pandemi COVID-19 tersebut sangat merusak perekonomian masyarakat baik langsung dan tidak langsung.

“Oleh sebab itu, DPP PKB dan juga DPW PKB Jatim menginstruksikan seluruh kader dan simpatisan PKB bermunajat dengan Li Khomsatun kepada Allah SWT usai salat Maghrib sebanyak 3 kali agar wabah COVID-19 segera berakhir,” ucapnya.

Dilansir dari berbagai sumber, doa Li Khomsatun tersebut berasal dari pendiri tarekat Syadiliiah yaitu Imam Abu Hasan Asy-Syadzili. Di Indonesia, salah satu pewaris doa itu adalah KH Hasyim Asy’ari.

Rais Syuriah PBNU KH Ahmad Ishomuddin menyatakan bahwa doa tersebut berada dalam kitab berjudul Malâhiq fî Fiqh al-Dakwah al-Nûr, karya Syaikh Badi’uzzaman Sa’id al-Nursi.

Doa Li Khomsatun  ini kurang lebih dengan wasilahnya diyakini bisa memadamkan segala penyakit dan epidemi yang mengancam manusia, baik yang berpotensi merusak lahir maupun batin. ani, cty