Terinfeksi COVID-19, WNI Meninggal di Turki

Seorang WNI meninggal dunia di Turki karena terinfeksi COVID-19.

ANKARA (global-news.co.id) –Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal membenarkan kabar bahwa adanya seorang WNI yang meninggal dunia di Turki karena terinfeksi COVID-19.

Iqbal menuturkan, WNI tersebut meninggal dunia kemarin. “WNI berinisial SN meninggal dunia pada tanggal 12 April 2020 karena COVID-19. Almarhumah baru tiba di Turki Maret mengikuti suami,” kata Iqbal melalui pesan singkat kepada awak media, Senin (13/4/2020).

Di kesempatan yang sama, Iqbal juga mengatakan adanya seorang WNI yang sembuh dari COVID-19 di Turki. “Sementara itu, satu orang WNI yang sebelumnya dinyatakan positif dan dirawat di ruang isolasi, pada 12 April dinyatakan sembuh,” ungkapnya.
Sementara itu, sebelumnya Kementerian Luar Negeri Indonesia membenarkan laporan bahwa satu WNI yang menjadi anak buah kapal kapal pesiar MS Zaandam meninggal dunia. WNI, yang diketahui bernama Wiwit Widarto tersebut meninggal saat menjalani perawatan di Florida Amerika Serikat (AS) setelah dirinya terkonfirmasi terinfeksi COVID-19.
WNI itu meninggal pada Rabu waktu setempat, enam hari setelah MS Zaandam dan satu sister ship berlabuh di pelabuhan Fort Lauderdale setelah menghabiskan dua minggu di laut usai ditolak oleh pelabuhan di Amerika Selatan. Dia telah dibawa ke rumah sakit Florida pada hari yang sama ketika kapal merapat.
“Benar, seorang ABK WNI di Kapal Pesiar Zaandam meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit di Florida,” kata Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI Judha Nugraha.
Ketika disinggung apakah jenazah ABK tersebut akan dipulangkan ke Tanah Air. Judha mengatakan, berdasarkan komunikasi dengan keluarga jenazah ABK itu akan dikremasi dan abunya akan diterbangkan ke Indonesia. tri, sin