Terima Seribu Alat Rapid Test, Pemkot Surabaya Siap Bagikan ke Rumah Sakit dan Puskesmas

Bantuan rapid test diterima langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Halaman Taman Surya, Sabtu, (11/4/2020).

SURABAYA (global-news.co.id)– Pemkot Surabaya kembali menerima bantuan dari sejumlah pihak swasta. Kali ini, pemkot menerima bantuan berupa seribu alat rapid test dari tiga perusahaan sekaligus, yakni, PT Sarana Marga Perkasa, PT Pompa Dex Indoguna dan Neo Sarana Media.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Halaman Taman Surya, Sabtu (11/4/2020).
Pada kesempatan tersebut, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini mengucapkan terima kasih atas kebersamaan banyak elemen dalam bergerak menghadapi pandemi COVID-19 di Surabaya.
“Terima kasih Tuhan yang membalas semua kebaikan panjenengan sedoyo (a
Anda semua),” kata Wali Kota Risma seusia menerima bantuan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita memastikan bahwa bantuan ini sangat diperlukan untuk tenaga kesehatan. Nantinya, seribu alat rapid test ini akan didistribusikan kepada 63 Puskesmas se-Surabaya dan rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan COVID-19.
“Secepatnya kita distribusikan ke puskesmas dan seluruh rumah sakit untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) dan para nakes,” kata Feny sapaan akrab Febria Rachmanita.
Feny menjelaskan, semua pasien dan nakes tidak hanya melakukan rapid test sekali saja. Namun menurutnya, rapid test harus dilakukan sebanyak dua kali dengan estimasi waktu seminggu setelah test pertama.
“Tetapi dengan rapid test ini harus diulang lagi sekitar 7-10 hari. Ini memang bermanfaat untuk deteksi dini, sehingga begitu ada rapid test yang reaktif dan positif itu langsung ditest swab. Jadi tidak main swab-swab aja,” kata dia.
Di kesempatan yang sama, Owner PT Sarana Marga Perkasa Bob Sandy mengatakan, bantuan ini diberikan untuk warga Surabaya khususnya bagi pasien ODP dan PDP melalui pemerintah kota. Menurut dia, sejauh ini banyak pasien yang belum memperoleh pelayanan rapid test karena keterbatasan alat.
“Jadi kita berharap dengan bantuan ini banyak orang yang bisa dites dan bisa ketahuan mana yang positif mana yang negatif,” kata Bob Sandy.
Pihaknya menjelaskan, setelah pertemuannya dengan Wali Kota Risma ini, berikutnya Bob Sandy akan mengajak beberapa pengusaha untuk berbondong-bondong bergerak bersama dalam membantu Pemkot Surabaya untuk mengatasi pandemi global ini. Bahkan ia pun memastikan pasca ini akan memberikan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) dan rapid test lagi.
“Kita akan kumpulkan beberapa pengusaha yang sama-sama kita punya niat sumbang supaya masalah corona di Surabaya cepat habis, cepat selesai,” katanya..pur