Sosialisasi PSBB, Gresik Mulai Penyekatan Kendaraan

Aparat gabungan TNI – Polri sudah mulai melakukan penyekatan kendaraan pada hari pertama sosialisasi PSBB di Greaik, Sabtu (25/4/2020).

GRESIK (global-news.co.id) – Sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) dilakukan Pemkab Gresik selama tiga hari ke depan, dimulai Sabtu (25/4/2020). Aparat gabungan TNI – Polri sudah mulai melakukan penyekatan kendaraan.
Penyekatan dilakukan di pintu masuk dan keluar wilayah Gresik. Pos cek point juga telah didirikan di beberapa titik. Salah satunya di exit tol Kebomas Gresik.
Setiap pos sebanyak 12 petugas gabungan dari TNI – Polri, Dishub dan Satpol PP serta Dinkes. Petugas kesehatan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
“Kami sengaja mengawali penyekatan ini untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Kasatlantas Polres Gresik AKP Erik Purwana Putra, Sabtu (25/4/2020).
Setiap kendaraan yang hendak masuk dan keluar wilayah Gresik wajib didata. Seluruh penumpangnya dicek suhu tubuh dan kesehatannya.
Upaya tersebut untuk mengetahui dan mendeteksi masyarakat yang melakukan mudik dan bukan pemudik. “Kalau pemudik dilarang masuk gresik,” katanya.
Pihaknya menegaskan, semua kendaraan yang hendak masuk wilayah Gresik wajib diperiksa. Didata asal dan tujuannya. Apalagi kendaraan luar kota. Jika tidak ada keperluan penting sesuai aturan PSBB diminta kembali ke rumahnya.
“Kami juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan wajib gunakan masker dan selalu hidup bersih,” tukasnya.
Sementara Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo menambahkan, ratusan kendaraan yang melintas di exit tol Kebomas dihentikan untuk diperiksa. “Kami berikan sosialisasi terkait aturan PSBB kalau mulai tanggal 28 April dilarang masuk Gresik,” imbuhnya. sep, sin