Inggris dan Australia Imbau Warga Segera Tinggalkan Indonesia

Sejumlah negara asing meminta warganya yang masih di Indonesia untuk segera balik ke negaranya menyusul kekhawatiran penghentian penerbangan akibat pandemi virus corona.

JAKARTA (global-news.co.id) — Pemerintah Inggris dan Australia mengimbau warga mereka di Indonesia segera pulang menyusul kekhawatiran penghentian penerbangan akibat pandemi virus corona yang makin masif di Tanah Air.

Lewat edaran travel advice yang dicantumkan dalam laman resmi, Pemerintah Inggris mengatakan pembatasan perjalanan di berbagai negara dapat muncul tiba-tiba. “Negara-negara (membuat) pembatasan perjalanan dalam menanggapi pandemi virus corona (COVId-19). Negara atau wilayah mana pun dapat membatasi perjalanan tanpa pemberitahuan,” tulis pemberitahuan di laman resmi gov.uk seperti dilihat, Rabu (1/4/2020).

Warga Inggris yang sedang berada di Indonesia diminta pulang menggunakan rute komersial yang masih tersedia secepatnya. Kedutaan Besar Inggris di Indonesia melalui akun Twitter @UKinIndonesia menyarankan warga yang berada di Indonesia terutama di Bali dapat membeli tiket pesawat rute Bali- Amsterdam dengan maskapai penerbangan Belanda, KLM.

“Untuk semua warga negara Inggris yang masih di Bali tanpa memiliki opsi penerbangan pulang, silakan lihat opsi baru ini dari KLM,” tulis akun tersebut pada Selasa (31/3/2020). Unggahan akun itu menyebutkan ada penerbangan dari Bali pada 2 April pukul 21.20 waktu setempat dengan tujuan Amsterdam.

Sementara itu Kedutaan Besar Australia di Indonesia mengimbau warga segera pulang karena ada kekhawatiran atas menurunnya opsi penerbangan akibat ancaman virus corona. “Opsi penerbangan ke Australia berkurang dengan cepat karena maskapai mengurangi penerbangan atau menghentikannya sama sekali. Penerbangan Qantas berhenti pada 25 Maret,” sebagaimana tulisan dalam unggahan di akun Instagram resmi Kedubes Australia.

Selain itu, Kedubes memberi anjuran bagi warga asal Australia yang berencana atau sudah menetap lama di Indonesia untuk memastikan memiliki dukungan dan akses terhadap layanan kesehatan yang baik.

“Jika Anda adalah penduduk Australia yang sudah atau berencana menetap jangka panjang di Indonesia, pertimbangkan apakah Anda memiliki dukungan dan akses ke layanan yang Anda perlukan dalam periode yang akan sulit,” tulis laman resmi tersebut.

Warga yang tidak dapat meninggalkan atau memilih tetap tinggal dianjurkan membuat rencana selama periode panjang, seperti memastikan masing-masing pribadi memiliki tempat aman hidup.

Kedubes Australia mengimbau warga secepatnya pulang menggunakan maskapai penerbangan yang masih tersedia, lantaran pemerintah tidak memiliki rencana evakuasi ke depan.

“Jika Anda berada di Indonesia, sekarang saatnya untuk pulang. Penerbangan komersial masih tersedia. Ambil satu. Pemerintah Australia tidak memiliki rencana evakuasi, Jika Anda tinggal, itu berarti tidak kembali ke Australia selama berbulan-bulan mendatang,” sebagaimana dikutip dari @kedubesaustralia.

Sebelum Inggris dan Australia, sejumlah negara juga telah meminta warga negaranya yang berada di Indonesia untuk segera balik ke negaranya.  Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta juga  meminta agar warganya yang berusia di bawah 21 tahun untuk meninggalkan Indonesia. Imbauan itu diarahkan pada keluarga pegawai kedutaan.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga sudah meminta agar semua warga AS pulang dari luar negeri sebelum akses penerbangan di suatu negara dibatasi. Warga AS saat ini tidak disarankan travel ke luar negeri. Mulai  Jumat lalu,  Rusia menutup semua penerbangan internasional di negaranya. Kasus virus corona di Rusia sedang meningkat pekan ini.  Rusia sebetulnya tidak eksplisit menyuruh warganya kembali ke Indonesia, tetapi Rusia telah menyiapkan pesawat carter bagi warganya di luar negeri untuk segera pulang. Pekan lalu, Uzbekistan meminta warganya untuk segera pulang akibat virus corona. Pesawat carter pun disiapkan, namun tiketnya berbayar.

Pesawat carter yang disediakan Pemerintah Uzbekistan bisa ditumpangi warga Uzbekistan yang ingin pulang dari Indonesia, serta warga Indonesia di Uzbekistan yang ingin pulang. Pesawat ini khusus turis saja.

Dalam sebuah pernyataan, Duta Besar Cameron MacKay mengimbau agar warga Kanada yang tengah berada di Indonesia segera mengambil keputusan kembali ke Kanada dan memesan tiket pesawat sesegera mungkin.

“Warga Kanada di Indonesia: Ini adalah masa ketidakpastian yang luar biasa. Jika Anda berencana untuk kembali ke Kanada, Anda harus memesan tiket pulang sekarang,” demikian pernyataan Dubes Cameron MacKay di akun Instagram resmi Kedubes Kanada @canadainindonesia. tri, cnn, ins