Gunung Anak Krakatau Meletus, Warga Dilarang Mendekat dalam Radius 2 Km

Gunung Anak Krakatu di perairan Selat Sunda Lampung meletus, Jumat (10/4/2020) malam.

LAMPUNG (global-news.co.id) – Gunung Anak Krakatu di perairan Selat Sunda Lampung meletus, Jumat (10/4/2020) malam. Erupsi pertama tercatat pada pukul 21.00 dengan tinggi kolom abu kurang lebih 200 meter di atas puncak atau 357 m di atas permukaan laut.
Data Magma Indonesia, Anak Krakatau kembali erupsi pada pukul pukul 22.35 dengan lontaran kolom abu yang teramati kurang lebih 500 m di atas puncak atau 657 m di atas permukaan laut.
“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 2284 detik,” bunyi keterangan resmi Magma Indonesia, Jumat (10/4/2020) malam.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Level II (Waspada). Status ini sejak 25 Maret 2019.
Gunung api berapi ini mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak 18 Juni 2018 dan diikuti rangkaian erupsi pada periode September 2018 hingga Februari 2019.
Letusan terakhir sebelumnya terjadi pada 18 Maret 2020 dengan tinggi kolom erupsi 300 meter di atas puncak. PVMBG meminta masyarakat/wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah.ejo, ine