Di Bawah Terik Sinar Matahari, Badrut Tamam Lantik 37 Pejabat

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam,  Kamis (23/4/2020) hari ini melantik sejumlah pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemkab Pamekasan. Sebanyak 37 orang pejabat dilantik oleh Badrut Tamam. Tujuh  orang di antaranya golongan II dan sisanya sebanyak 30 orang golongan III.
Pelantikan  pejabat kali ini merupakan kali kedua sejak dia menjadi orang nomor satu di Pemkab Pamekasan. Pelantikan dilakukan di tempat terbuka yakni lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati. Pelantikan unik ini kali kedua dilakukan Badrut Tamam, sebelumnya dia juga melantik pejabat di tempat terbuka yakni di Monumen Arek Lancor.
Menariknya lagi pelantikan dilakukan pada saat sinar matahari mulai menyengat yakni dimulai pukul 10.00 WIB. Tak mengherankan bila para pejabat yang dilantik kepanasan terkena terik sinar matahari. Bukan hanya itu, Bupati,  Wakil Bupati dan Sekdakab Pamekasan bersama sejumlah pejabat lainnya juga ikut berjemur di bawah sinar matahari.
Badrut Tamam menegaskan sengaja pelantikan pejabat itu dilakukan di lapangan terbuka dan di bawah sinar matahari, agar para pejabat itu sehat, dan dilakukan dalam waktu selama maksimal 30 menit. Sekalipun demikian, kata dia, karena suasana masih dalam kondisi darurat Covit 19 upacara pelantikan tetap menggunakan atau  tetap mengikuti  protocol Covid-19.
Kepada wartawan yang menemuinya usai pelantikan,  Badrut Tamam mengungkapkann mutasi bisa jadi akan dilakukan lagi beberapa waktu kedepan dengan tujuan untuk memberikan atau mendorong beberapa sumber daya sumber daya hebat yang ada dilingkungan Pemkab Pamekasan agar bisa bekerja lebih maksimal lagi.
Dia mengungkapkan pada tahun 2020 ini ada beberapa prioritas yang akan dilakukan diantaranya call care dibidang kesehatan dan beasiswa santri dan pelajar dibidang pendidikan, membangun pertumbuhan ekonomi di desa desa, membangun infrastruktur yang berkeadilan, dan bagaimana mereformasi birokrasi.
“ Harapan dan semangat tetap ingin menjadikan Pamekasan ini memiliki atau berdaya saing kuat dengan daerah maju lain di Indonesia. Saya sering mengatakan di beberapa kesempatan , jangan pernah berharap hasil maksimal atau hasil kerja luar biasa dari hasil kerja biasa. Kita harus bekerja lebih luar biasa lagi, mudah mudahan bisa mendapatkan hasil yang luar biasa,” katanya.
Dikatakan fondasi kepemimpinannya bersama Wakilnya Raja’e, adalah fondasi pengabdian dan ingin melakukan beberapa langkah yang lebih sistematis lagi untuk bisa memberikan bukti nyata kepada masyarakat di kabupaten Pamekasan.
Terkait dengan prioritas pembangunan, Badrut Tamam menegaskan tidak ada perubahan. Lima prioritas yang meliputi pertumbuhan ekonomi, baru kemudian reformasi birokrasi, dibidang pendidikan, kemudian beberapa garapan infrastruktur utama akan tetap dilakukan secara konsisten.
“Yang mau kita rancang itu karena ada perintah dari pemerintah pusat untuk mereposisi beberapa program program utama untuk diarahkan kepada covid-19. Tentu kita butuh doa dari semuanya, dari masyarakat dari media bagaimana Covid 19  ini segera tuntas dan kita semua mendapat kesehatan bekerja normal kembali dan lebih cepat lagi,” pungkasnya. (mas)