Corona Mengganas, Trump Ingatkan Kondisi AS Makin Memburuk

Donald Trump

WASHINGTON  (global-news.co.id) — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan warganya bahwa dua pekan mendatang akan menjadi hari-hari “menyakitkan” dalam memerangi virus corona (COVID-19). Itu berkaitan karena jumlah korban meninggal sudah lebih dari 4.000 orang.hingga Kamis (2/4/2020).
Pernyataan Trump tersebut menjadi konferensi pers paling menyedihkan berkaitan dengan pandemi corona. Sebelumnya dia mendapatkan kritik tajam dari berbagai pihak karena dinilai terlambat dalam mengatasi wabah corona. Dia hanya mengingatkan, agar warga AS bekerja dari rumah dan tidak berkumpul lebih dari 10 orang.
“Ini merupakan hal kritis bagi orang Amerika untuk mengikuti berbagai petunjuk selama 30 hari mendatang. Ini masalah kehidupan dan kematian,” kata Trump dilansir Reuters, Kamis (2/4/2020).
Sebelumnya koordinator penanganan virus corona Gedung Putih, Deborah Birx, menunjukkan data pemodelan yang menunjukkan jumlah korban tewas akibat virus corona bisa mencapai 100.000 hingga 240.000 orang dalam beberapa bulan mendatang. Hal itu menguatkan pernyataan Direktur Institute Nasional Alergi dan Penyakit Infeksi Anthony Fauci kalau pandemi itu bisa menewaskan 100.000 hingga 200.000 orang di AS.
Pemodelan itu menunjukkan jumlah kematian di AS akan meningkat dan memuncak dengan tajam sekitar pertengahan April. “Kita ingin rakyat AS mempersiapkan diri pada hari-hari yang sulit ke depannya,” papar Trump. Dia juga mengungkapkan, cahaya terdapat di ujung terowongan setelah itu.
Dalam petunjuk yang dikeluarkan, Gedung Putih menyarankan agar warga menghindari bepegian, berkunjung ke panti jompo, dan mempraktikkan pola makan yang sehat. “Tidak ada vaksin atau terapi. Ini hanya masalah perilaku. Setiap perilaku kita bisa menjadi sesuatu yang mengubah pandemi dalam 30 hari mendatang,” katanya.
Sementara, Wakil Presiden Mike Pence mengungkapkan, upaya mitigasi telah menunjukkan dampaknya. “Kita memiliki alasan untuk yakin bahwa itu bisa bekerja,” ujar Pence.
Dia meminta rakyat AS agar tidak patah semangat.
Trump juga menegaskan, dirinya akan tetap berada di Gedung Putih dalam kurun waktu 30 hari mendatang. Dia juga menambahkan, Gedung Putih akan mempertimbangkan larangan bepergian ke Brasil. Sebelumnya Gedung Putih tidak mendorong rakyat AS untuk mengenakan masker, kini Presiden Trump justru mendorong agar masyarakat mulai mengenakan masker.
Sementara itu, Presiden Trump juga menyarankan agar para pejabat Florida membuka pelabuhan Atlantic Coast bagi kapal Belanda yang mengalami wabah corona virus. Trump mengungkapkan, dirinya akan menghubungi Gubernur Florida Ron DeSantis yang sebelumnya menyatakan tidak akan menerima kapal MS Zaandam milik Holland America Line.
“Mereka sekarat di kapal,” kata Trump. “Saya akan melakukan apa yang terbaik, bukan untuk kita, tetapi untuk kemanusiaan,” paparnya.
Pernyataan Trump itu kontras dengan perlakuan terhadap Grand Princess pada Februari lalu. Dulu, dia mengungkapkan, kapal tersebut seharusnya tetap berada di laut saat hendak berlabuh di California. zis, rtr, sin