Awas Maut di ATM

“Serbuan” virus covid-19 yang dikenal corona memang menyerang segala penjuru. Tak kenal kaya dan miskin. Tak kenal jabatan hingga tak kenal geografis. Yang “menakutkan” lagi, penyebaran virus itu sendiri yang terbaru dari WHO yakni “gentayangan” di udara. Artinya, bisa jadi kita menghirup udara sekalian “menghirup” corona. Anchorrr.
Akibatnya, corona telah mengubah perilaku orang. Seperti halnya bagaimana kita melihatnya seseorang takut ke ATM. Orang takut pegang uang. Terbalik memang. Sebelumnya, kalau pegang uang senang, sekarang kita khawatir. Jangan-jangan nanti tertular virus.

“Ya sekarang mbak amat jarang ke ATM. Ambil sekalian untuk kebutuhan sebulan. Ngambilnya ‘susah’ lagi. Bukan ambilnya yang susah, tetapi ada perasaan takut juga. Keder lah,” kata Lun Lun puteri Mat Tadji.
“Ya semua orang sekarang hati-hati ke ATM. Takut tertular virus corona,” kata Mat Tadji, sambil memandangi puterinya yang sedang santai di ruang depan di sore hari.

 


“Mbak sih kalau ke ATM, sekarang tak lupa bawa hand sanitizer dan sarung tangan. Tak semprot ATM –nya dulu, terus dengan tangan yang sudah terbalut sarung tangan saya pencet yang diperlukan. Terus saya ambil uangnya. Selanjutnya, uang itu ditaruh ke dalam tas kresek. Ini belum aman. Selanjutnya uang itu dibiarkan 2 hari di dalam tas kresek, baru setelah dua hari uang tadi saya taruh dompet untuk keperluan sebulan. Insya Allah,” kata Lun-Lun.

“Masak cukup,” kata Mat Tadji.
“Ya kalo kurang minta papi,” kata Lun-Lun terkekeh.

“Sungguh mengerikan ya. Ambil uang sendiri jadi takut sekarang. Apalagi ambil uangnya orang. Ya semoga corona cepat berlalu.”

“Pokoknya papi hati-hatilah sekarang. Kurangi wawancara ke sana ke sini. Coba wawancara pakek WA saja dulu. Jangan keluyuran terus. Di rumah saja. Yang penting kalau ke ATM seperti mbak ajarin yang teknisnya. Banyak orang positif corona karena tertular di ATM. Di ATM itu rawan. Pertama rawan di ATM-nya. Kedua bisa jadi rawan kalau kita terima uangnya. Pokoknya hati-hati deh,” kata Lun-Lun lagi.
Lalu Lun-Lun mengatakan, pandemi corona telah menimbulkan banyak ketakutan dan mengubah hidup kita. Virus tersebut telah berhasil membuat semua orang menjadi lebih peduli akan kesehatannya. Jika biasanya kita bisa bebas beraktivitas, maka di tengah pandemi corona ini kita justru harus membatasi kegiatan yang dilakukan dengan berdiam diri di rumah demi terhindar dari infeksi Covid-19 atau menularkannya ke orang lain.
Virus Corona sendiri sebenarnya disebarkan melalui cairan pernapasan yang dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi saat sedang batuk atau bersin. Cairan tersebut yang kemudian bisa menempel dan bertahan hingga beberapa hari di permukaan. Itu yang membuat beberapa permukaan, terutama area yang sering tersentuh manusia berisiko menjadi sarang virus dan bakteri. Salah satu permukaan yang cukup berisiko mentransfer bakteri adalah ATM.
“Ini lihat seperti dikutip Enterpreneur, berikut ini beberapa tips ambil uang di ATM yang bisa papi ikuti agar terhindar dari bahaya infeksi Corona,” kata Lun-Lun sambil menunjukkan hp-nya.

1. Pastikan selalu membawa pembersih tangan atau hand sanitizer dari rumah.
2. Segera bersihkan tangan setelah menyentuh sesuatu atau menggunakan mesin ATM.
3. Jangan masuk dan menunggu di dalam ruang ATM jika masih ada orang lain yang menggunakannya.
4. Selalu sediakan tisu basah dan tisu kering ke manapun kamu pergi.
5. Jangan menyentuh wajah, mulut, ataupun hidung.
6. Beri jarak setidaknya 1 meter dari orang lain yang ada di ATM atau bank.
7. Jangan menyentuh permukaan apapun yang tidak diperlukan di ATM atau bank, seperti jendela, dinding, lantai.
8. Jangan pergi ke luar rumah, termasuk ke ATM jika mengalami batuk, pilek atau kurang enak badan karena dapat berisiko menularkan ke orang lain.
9. Tutupi mulut dengan tisu atau siku jika batuk atau bersin.
10. Jangan membuang tisu bekas ke sembarang tempat karena berisiko menginfeksi orang lain.
11. Untuk mengurangi risiko infeksi, cobalah menggunakan layanan pembayaran online yang dapat kamu lakukan dari rumah.
12. Jika pergi menggunakan mobil, jangan lupa membersihkan permukaan yang telah disentuh.

 

“Adoh kok cek benyak-en syaratdeh (Aduh, kok banyak sekali syaratnya, Madura.Red),” kata Mat Tadji.

“Pokoknya kalau ingin aman ya harus begini tata acara ke ATM dimasa corona ini. Ya sudah mbak bikin teh dulu. Teh dicampur jahe ditambah gula merah. Uenak polll dan menambah anti bodi,” Lun-Lun bergesas ke dapur.(*)