474 Orang di Jatim Positif COVID-19, Sampang-Sumenep Masih Nihil

Pemprov Jatim memaparkan perkembangan kasus virus corona atau COVID-19 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/4/2020) malam.

SURABAYA (global-news.co.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak memaparkan perkembangan kasus virus corona atau COVID-19 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/4/2020) malam.

Jumlah pasien positif COVID-19 di Jawa Timur hingga Selasa (14/4/2020) pukul 18.00 bertambah 36 orang, sehingga jumlah total menjadi 474 orang. Sedangkan untuk Kota Surabaya pasien COVID-19 bertambah 20 orang, sehingga jumlah total pasien COVID-19 di Kota Pahlawan ini sebanyak 228 orang.

Sementara itu, data Pemprov Jatim juga menunjukkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.498 orang. PDP yang mendapat penanganan di rumah sakit sebanyak 525 orang. Sedangkan yang di rumah sebanyak 368 orang. Dari jumlah total PDP tersebut, yang masih dalam pengawasan sebanyak 893 orang. Sebanyak 512 sudah selesai diawasi dan 93 orang meninggal dunia.

Dari jumlah total PDP tersebut, yang masih dalam pengawasan sebanyak 893 orang. Sebanyak 512 sudah selesai diawasi dan 93 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 14.931 orang. Dari jumlah itu yang masih dalam pemantauan sebanyak 7.770 orang.

Sedangkan yang sudah selesai dipantau sebanyak 7.136 orang. Jumlah yang meninggal dalam status ODP sebanyak 25 orang. Untuk yang dipantau di rumah sebanyak 7.385 orang. Sementara yang di rumah sakit sebanyak 212 orang.

Data pasien positif COVID-19 yang hari ini sembuh bertambah 5 orang. Sehingga jumlah total pasien sembuh sebanyak 81 orang. Untuk pasien positif yang meninggal dunia bertambah 5 orang. Sehingga jumlah total pasien yang meninggal dunia sebanyak 45 orang. Secara total, jumlah pasien positif COVID-19 yang menjalani perawatan sebanyak 348 orang.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan pihaknya terus berupaya agar wabah virus corona di Jatim tidak semakin meningkat. Salah satunya dengan menggelar rapid test ke semua daerah di Jatim. “Kami sudah ada tambahan sebanyak 10.000 rapid test dan akan dibagikan ke sejumlah Dinas Kesehatan setempat,” katanya.

Saat ini, hanya dua daerah di Jatim yang belum ada pasien positif COVID-19. Yakni Sampang dan Sumenep. Di dua daerah tersebut, Pemprov Jatim sudah melakukan rapid test COVID-19. Jumlahnya antara 80 hingga 100 rapid test. Hasilnya, tidak ada satupun yang hasilnya positif.

“Besok (Rabu, Red) juga ada 200 pekerja migran yang datang dari Malaysia. Mereka akan tiba di Bandara Juanda. Seperti biasa, mereka juga akan menjalani rapid test,” imbuh Khofifah. fan, tis