Lawan COVID-19, RFB Surabaya Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

Selain membagikan masker dan hand sanitizer, RFB Surabaya menggerakkan seluruh karyawan melakukan hal kecil dengan cara memesan makanan lewat aplikasi pemesanan makanan pada transportasi online untuk diberikan langsung kepada para pengendara (driver), Selasa (31/3/2020).

SURABAYA (global-news.co.id) — Dalam rangka aksi Bersama Melawan COVID-19, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) cabang Surabaya  membagikan 1.000 unit masker dan 500 botol hand sanitizer kepada para pengemudi transportasi online (ojek online), Polisi Lalu Lintas, anggota Brimob yang bertugas serta para pengguna jalan di Kota Surabaya.
Kegiatan yang dihelat, Selasa (31/3/2020) dikonsentrasikan di 11 titik yaitu dimulai dari Jl Panglima Sudirman, Jl Raya Darmo, Jl A Yani hingga ke Jl Tunjungan dan kembali ke Jl. Pemuda, yaitu letak kantor RFB Surabaya. Seluruh karyawan RFB Surabaya berjumlah 400 orang lebih yang terdiri dari para broker dan karyawan back office turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Wabah COVID-19 telah menjadi musuh bersama bagi seluruh warga dunia. Termasuk di Indonesia. Kami sebagai bagian dari elemen masyarakat di negeri ini sudah sepatutnya ambil bagian dalam melawan virus COVID-19, khususnya di Kota Surabaya,” ujar Pimpinan Cabang RFB Surabaya.Leonardo.
Melalui upaya kecil ini, RFB Surabaya berharap dapat memberikan manfaat dan berkontribusi bagi seluruh masyarakat di Kota Surabaya, terutama dalam upaya memerangi penyebaran wabah COVID-19.
Selain itu, dalam rangka program berbagi kepada para “Pahlawan Pencari Rejeki” khususnya para pengendara transportasi online (ojol), RFB Surabaya juga menggerakkan seluruh karyawan melakukan hal kecil dengan cara memesan makanan lewat aplikasi pemesanan makanan pada transportasi online untuk diberikan langsung kepada para pengendara (driver).
Melalui aksi ini, RFB Surabaya ingin mendorong dan membangkitkan semangat para karyawan melawan wabah COVID-19 dengan membantu sesama, terutama bagi mereka yang terkena imbas dengan mengalami penurunan pendapatan. “Aksi ini juga sekaligus menginspirasi masyarakat agar semakin banyak yang bergerak  melawan COVID-19, dengan tidak hanya menjaga kesehatan namun turut serta membantu mereka yang membutuhkan pertolongan,” ujar Leo.
Selama COVID-19 masuk ke Indonesia, Leo mengatakan, tidak berpengaruh signifikan pada kondisi eksisting nasabah bisnis perdagangan berjangka termasuk nasabah RFB Surabaya. Para nasabah justru lebih fokus melakukan transaksi karena lebih banyak tinggal di rumah.
Masalahnya, hanya pada pasar bisnis perdagangan berjangka agak gonjang-ganjing seperti Loco London. “London di lockdown otomatis marketnya juga ke- lock. Dan beritanya, naik turun sangat cepat. Di sisi lain, nasabah jauh lebih senang, mengingat range harga transaksinya menjadi lebih cepat dan dinamis. Biasanya, range harga dalam kondisi normal di kisaran 10-20 poin, selama COVID-19, rangenya bisa 50 hingga 100 poin,”papar Leo.
Beberapa produk perdagangan berjangka yang favorit, sebut Leo, emas. Dan Hanseng (Hong Kong Index), range harga naiknya bisa 1.000 poin, imbas market yang sangat aktif.
“Kemarin, harga saham di Amerika anjlok begitu COVID-19 merebak di sana, kemudian di Asia, Jepang, termasuk Indonesia, IHSG disuspend karena penurunannya sangat luar biasa, lebih parah dibanding saat krisis,” ujarnya.
Untuk penambahan nasabah baru selama COVID-19, Leo mengatakan, masih dalam hitungan cukup positif dan tidak terlalu berefek. Pada kondisi normal, tambahan nasabah baru di RFB Surabaya per bulan rata-rata 25 hingga 30.
Selama Maret ini (1-30 Maret 2020), tercatat ada 21 nasabah baru di mana 4-5 di antaranya pemain saham yang ingin memanfaatkan peluang berbisnis di industri perdagangan berjangka.  tis