Korban Meninggal Dunia COVID-19 di Indonesia Bertambah Jadi 7 Orang

Jumlah orang yang terkena virus corona baru (COVID-19) di Indonesia hingga Rabu (18/3/2020)  masih berada di angka 172 orang, sementara untuk korban yang meninggal bertambah menjadi 7 orang.

JAKARTA (global-news.co.id) — Jumlah korban yang meninggal dunia akibat virus corona (COVID-19) di Indonesia kembali bertambah. Saat ini total ada 7 orang yang meninggal lantaran terjangkit virus tersebut.

Tim Pakar Gugas Penanganan Covid Memahami Risiko Corona Prof Wiku Adisasmito menuturkan jumlah orang yang terkena virus corona masih berada di angka 172 orang. Sementara untuk korban yang meninggal kini menjadi 7 orang. “Kasus positif sampai dengan sekarang ada 172 orang. Kematian ada 7 orang,” ujar Wiku dalam konferensi pers di akun BNPB, Rabu (18/3/2020).

Menurut Wiku, masyarakat Indonesia sebetulnya tak perlu panik dalam menghadapi virus corona itu. Apalagi jika mengacu pada jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270.000 orang sejauh ini hanya sebagian kecil saja yang tertular. “Jadi jangan panik dengan kondisi ini,“ tegas dia.

Selain itu, dia mengingatkan jika tenaga medis yang ada saat ini juga siap untuk memberikan penanganan kepada pasien yang terjangkit virus corona. “Bahwa kita fokus yang sakit pasti tenaga medis siap menanganinya seperti dijelaskan Menkes,” tutupnya.

Sementara itu di wilayah DKI Jakarta tercatat sebanyak 302 orang dalam pemantauan (ODP), dan 194 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona. Namun, mereka itu belum bisa dipastikan positif mengidap penyakit yang berasal dari Wuhan Tiongkok tersebut.

Kategori ODP adalah mereka yang memiliki gejala demam (>38 °C) atau ISPA tanpa pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit COVID-19 pada 14 hari terakhir.

Sementara status PDP untuk orang yang mengalami gejala demam (>38°C), ISPA, dan pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir. “Sebanyak 302 ODP dan 194 PDP terkait kasus COVID-19 di Jakarta,” demikian pengumuman dari corona.jakarta.go.id yang dikutip, Rabu (18/3/2020).

Sebelumnya, 51 orang yang berdomisili di wilayah Jakarta terinfeksi virus COVID-19. Hal itu diketahui berdasarkan data yang dirilis oleh Pemprov DKI melalui corona.jakarta.go.id per Selasa 17 Maret 2020.

Penyebaran itu tersebar di 27 kecamatan yang ada di wilayah ibukota. Di mana Jakarta Selatan menjadi kawasan yang terhitung warganya paling banyak mengidap COVID-19, yakni 24 orang. Sementara Jakarta Barat tercatat sebanyak 9 orang, Jakarta Utara sebanyak 9 orang, Jakarta Timur terhitung 5 orang dan Jakarta Pusat ada 4 orang terinfeksi . ejo, ins