Kenalkan Potensi, Jatim Gelar Festival Kopi Ber-SNI

SURABAYA (global-news.co.id) – Pemprov Jatim terus mengenalkan potensi kopi Jatim ke masyarakat luas. Salah satunya dengan menggelar Festival Kopi Ber-SNI di Hotel Mukmin Mandiri Surabaya, Rabu (11/3/2020).

Karyadi

Kepala Dinas Perkebunan Jatim Karyadi menjelaskan  di Jatim potensi lahan kopi Arabika masih cukup luas. Ada sekitar 15 ribu hektare sehingga masih terus dilakukan pengembangan. “Lahan kopi itu tersebar di Lereng Ijen, Lereng Bromo, Tengger, Semeru, ada di Argopura, Wilis, Arjuno, ini masih punya potensi luas untuk dikembangkan,” paparnya.

Sedangkan terkait peningkatan nilai tambah di kelompok tani kopi kata Karyadi, pihaknya terus menggiatkan pengembangan kopi hingga hulu sampai hilir. Dari realitas potensi kopi di Jatim yang mempunyai pangsa pasar besar, Karyadi mendorong industri kopi yang belum menerapkan, untuk dapat menerapkan SNI. “Dengan menerapkan SNI dapat menjamin kualitas dan mutu kopi, sehingga pada akhirnya dapat bersaing di kancah internasional,” ujarnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari BPS, nilai ekspor kopi Indonesia pada  2018 sebesar 806.878.600 dolar AS dan menurut data yang dirilis International Coffee Organization, Indonesia merupakan negara kelima pengekspor terbesar di dunia.

Ketua Umum Dewan Kopi Jatim Dr KH Muhammad Zakki MSi mengatakan penyelenggaraan Festival Kopi Ber-SNI saat ini tidak hanya sekadar integrasi hulu dan hilir tapi bisa menciptakan nilai manfaat. “Kegiatan ini menjadi luar biasa, geliat UMKM kopi untuk pengembangan ekonomi petani jalan, tidak hanya sekadar integrasi hulu dan hilir tapi menciptakan nilai manfaat,” ungkap Muhammad Zakki.

Ia menjelaskan, dalam kesempatan ini pihaknya juga mengampanyekan kopi Jatim ber-SNI agar bisa diterima berbagai kalangan. Satu diantara upaya lain yang dilakukan yakni mempertahankan cita rasa kopi untuk bisa berdaya saing. “Harapan kami kopi Jatim ber SNI dapat di terima di pasar nasional dan internasional. Dewan Kopi Jatim akan bersama-sama terus menggerakkan dan mempertahankan cita rasa kualitas kopi Jatim lebih baik,” terangnya. tis, kom