Diskon Tiket Pesawat hingga 50% Mulai Berlaku, Hanya 3 Bulan dan 10 Kota

Kebijakan diskon pesawat hingga 50% berlaku selama tiga bulan ke depan atau sampai Mei 2020 dan hanya dari dan menuju 10 destinasi wisata.

JAKARTA (global-news.co.id) — Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan pemotongan atau diskon harga tiket pesawat sebesar 45 persen sampai 50 persen mulai hari ini, Minggu (1/3/2020). Kebijakan berlaku selama tiga bulan ke depan atau sampai Mei 2020 dan hanya dari dan menuju 10 destinasi wisata.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merinci 10 destinasi wisata yang mendapat diskon harga tiket pesawat, yaitu Batam, Denpasar, Yogyakarta, Lombok, Labuan Bajo, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang. “Ini berlaku untuk semua maskapai yang terbang dari Jakarta ke 10 destinasi,” ungkap Budi Karya, Minggu (1/3/2020).

Kendati begitu, diskon harga tiket pesawat hanya berkuota 430 ribu kursi atau sekitar 25 persen dari total kapasitas kursi maskimal dalam setiap penerbangan per hari. Artinya, jika satu pesawat memiliki kapasitas penumpang sebanyak 100 kursi, maka diskon hanya berlaku untuk 25 kursi dalam satu penerbangan tersebut.

Untuk melangsungkan kebijakan ini, pemerintah menggelontorkan dana sekitar Rp 500 miliar untuk menanggung harga selisih dari diskon yang sudah diberikan. Budi Karya menyatakan dana ini masih bisa bertambah bila jumlah penumpang meningkat tinggi usai kebijakan ini.

Budi Karya mengatakan pemberian diskon tiket pesawat ini untuk meningkatkan aktivitas pariwisata dan kunjungan wisatawan ke 10 destinasi tersebut. Sebab, industri penerbangan tengah turun akibat kekhawatiran akan wabah virus corona atau Covid-19, meski belum ada kasus positif di Indonesia.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Citilink Indonesia menyatakan kebijakan diskon harga tiket pesawat dari pemerintah sudah mereka terapkan mulai hari ini. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan diskon yang diberikan mengikuti ketentuan dari pemerintah.

“Ini disertai dengan komitmen untuk berperan aktif  mempromosikan program terkait melalui channel yang Garuda Indonesia Group miliki guna mendorong pemulihan sektor pariwisata yang terimbas wabah Covid-19,” ungkap Irfan dalam keterangan resmi.

Berdasarkan pantauan harga tiket pesawat dari Jakarta ke Bali berkisar Rp 1 juta per penumpang untuk pulang pergi (PP). Sebelumnya, harga tiket pesawat Jakarta-Bali PP mencapai kisaran Rp 1,5 juta-Rp 1,8 juta per penumpang.

Maskapai Garuda Indonesia memberi harga tiket pesawat dengan kisaran Rp 1,2 juta sampai Rp 1,7 juta per penumpang sekali jalan. Sementara Citilink memberi pilihan harga tiket dengan harga Rp 558 ribu, Rp 691 ribu, Rp 824 ribu, sampai Rp 1,1 juta sesuai jam penerbangan dan pilihan kota transit.

Sedangkan harga terendah diberikan maskapai Lion Air seharga Rp 553 ribu per penumpang. Batik Air membanderol harga tiket di kisaran Rp 816 ribu per penumpang untuk sekali jalan.  ejo, ins, cnn