Diduga Jadi Lokasi Penyebaran Virus Corona, Amigos Resto Tutup 14 Hari

Amigos Resto Kemang langsung menutup sementara usahanya selama dua minggu usai disebut-sebut sebagai lokasi warga negara Indonesia berusia 31 tahun terpapar virus corona COVID-19.

JAKARTA (global-news.co.id) – Langkah antisipatif dilakukan Manajemen Amigos Resto Kemang Villas Club Jakarta Selatan. Kafe ini langsung menutup sementara usahanya selama dua minggu usai disebut-sebut sebagai lokasi warga negara Indonesia berusia 31 tahun terpapar virus corona COVID-19.

Pendiri Amigos, Mulles Ron mengatakan penutupan kafenya merupakan inisiatif dari manajemen Amigos sebagai upaya melindungi usahanya dari isu virus corona.

“Walaupun kami belum dapat info dari pemerintah kita akan tutup Amigos selama dua minggu supaya betul-betul itu virus nggak ada case of the virus, kami ambil tindakan itu sendiri,” kata Mulles di Amigos Resto Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).

Dia menyebut, usaha yang sudah dibangunnya sejak 40 tahun itu sudah menjalankan prosedur kesehatan yang benar demi menjaga keselamatan pegawainya. “Ya tentu kami harus jaga dari dulu, 40 tahun kami jalan, Amigos selalu jaga keselamatan karyawan sama tamunya. Itu yang kami ambil tindakan itu,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua WNI dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Keduanya yang merupakan warga Depok Jawa Barat saat ini dirawat di ruang isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso Jakarta. Kedua WNI yang terinfeksi adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun. Infeksi tersebut berawal saat sang anak yang merupakan guru dansa mengikuti pertemuan klub dansa di salah satu klub di Jakarta.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, pasien menghadiri acara klub dansa yang dihadiri oleh peserta internasional pada 14 Februari 2020 atau bertepatan dengan perayaan Hari Valentine. Saat acara tersebut, ia berdansa dengan seorang WN Jepang yang merupakan teman dekatnya.

“Kenanya karena dia guru dansa, dia berdansa dengan teman dekatnya kalau nggak salah 14 Februari,” kata Terawan di RSIP Dr Sulianti Saroso Jakarta.

WN Jepang itulah yang menularkan virus corona. Saat WN Jepang kembali ke Malaysia, ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan saat ini dirawat di Malaysia. Dari sinilah muncul kasus positif virus corona di Indonesia. ejo, sua

 

Kronologi lengkap WNI yang tertular virus corona:

 

14 Februari 2020

Pasien anak menghadiri acara klub dansa di Jakarta. Ia sempat berdansa dengan WN Jepang.

 

16 Februari 2020

Pasien merasakan gejala demam, batuk dan sesak napas. Keluhan tersebut dirasakan selama 10 hari.

 

20 Februari 2020

Anak melakukan kontak dengan sang ibu.

 

22 Februari 2020

Ibu mulai menunjukkan gejala sama dengan anak, yakni demam, batuk dan sesak napas.

 

26 Februari 2020

Keluhan tak kunjung sembuh, kedua pasien memutuskan berobat ke RS Mitra Depok. Dari hasil pemeriksaan anak didiagnosa broncopneumonia, dugaan terinfeksi virus corona dengan riwayat kontak kasus positif corona. Sementara sang ibu didiagnosa tifoid, Infeksi Saluran Pernapasan dan dugaan terinfeksi virus corona.

 

29 Februari 2020

Kedua pasien dirujuk ke RSPI Dr Sulianti Saroso.

 

1 Maret 2020

Kedua pasien diperiksa oleh tim medis kemudian hasil pemeriksaan dibawa ke Litbangkes. Dari hasil pemeriksaan, keduanya dinyatakan positif terinfeksi virus corona.