Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkot Surabaya Imbau Jamaah Bawa Sajadah Sendiri

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19), Pemkot Surabaya menganjurkan para jamaah membawa sajadah, saputangan atau kain bersih sebagai alas sujud masing-masing.

SURABAYA (global-news.co.id) — Pemkot Surabaya membuat Surat Edaran (SE) kepada pengurus masjid dan musala untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19). Salah satunya, agar menganjurkan para jamaah membawa sajadah, saputangan atau kain bersih sebagai alas sujud masing-masing.

Seluruh pengurus masjid dan musala di Kota Surabaya juga diminta meningkatkan sanitasi meliputi membersihkan saluran air serta lantai tempat ibadah secara teratur dengan cairan disinfektan. Selain itu, pengurus tempat ibadah diimbau agar menyiapkan sabun antiseptik atau hand sanitizer di toilet area tempat ibadah.

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya Muhammad Munif mengatakan, pihaknya mendukung penuh upaya Pemkot Surabaya dalam rangka mencegah penyebaran virus corona, khususnya di lingkungan masjid, musala atau tempat ibadah lainnya.

“MUI Surabaya kurang lebih 10 hari sudah mengumumkan, pertama agar menjaga kebersihan masjid, toilet masjid, ruang utama imam dan lain-lain. Karena ini sebuah virus yang tidak diketahui,” katanya, Senin (16/3/2020).

Selain itu, MUI telah mengimbau para pengurus masjid dan musala agar rutin membersihkan karpet atau alas salat. “Kebijakan itu sudah kita ambil, karpet harus dipel, dibersihkan untuk mencegah virus itu dan ikhtiar kita secara maksimal,” ujarnya.

Munif menyebut, terdapat 1.830 masjid yang tersebar di seluruh titik Kota Surabaya. Namun begitu, pihaknya memastikan para pengurus masjid sebelumnya telah menyadari pentingnya menjaga kebersihan masjid. Apalagi sebentar lagi menyambut bulan suci Ramadan.

“Kalau kebersihan masjid setiap hari kita bersihkan, terutama saat Jumat. Apalagi ini kan menjelang bulan suci Ramadan,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan, pihaknya melalui jajaran kecamatan dan kelurahan juga terus menyosialisasikan langsung ke tempat-tempat ibadah. Dia ingin agar para pengurus tempat ibadah rutin menjaga kebersihan, terutama membersihkan karpet atau lantai untuk tempat ibadah. “Kita minta camat dan lurah turun semuanya untuk sosialisasi agar karpet digulung,” kata Wali Kota Risma.

Di samping menyebarkan surat edaran ke seluruh pengurus masjid dan musala, Pemkot Surabaya rupanya telah menyiapkan situs atau laman khusus. Situs tersebut berisi informasi atau petunjuk cara mengantisipasi dan melawan penyebaran COVID-19. pur