Tol Krian Legundi-Bunder-Manyar Ditargetkan Beroperasi Akhir 2020

Jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) akan dioperasikan tahun ini.

JAKARTA (global-news.co.id) – Jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) akan dioperasikan tahun ini. Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) menyebutkan progres pengerjaan yang paling cepat sejauh ini adalah seksi I, II dan III.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan rata-rata progres pembangunan tol yang membentang dari Sidoarjo hingga Gresik itu mencapai 82,49 persen per awal Februari 2020. “Ditargetkan akan beroperasi pada akhir 2020 mendatang,” kata Danang, Minggu (9/2/2020).

Jalan tol sepanjang 38,40 km ini terbagi dalam empat seksi. Seksi I Krian – Kademean Mengganti (9,77 km), Seksi II Kademean Mengganti-Boboh (8,83 km), Seksi III Boboh – Bunder (0,40 km) dan Seksi IV Bunder – Manyar (9,40 km).

Untuk seksi IV, pembangunan saat ini masih terkendala pembebasan lahan. Namun, ditargetkan bisa rampung sebelum 2021. Nilai investasi yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk ini mencapai Rp 3,51 triliun dengan masa konsesi 45 tahun.

Tol KLBM merupakan bagian dari Jalan Tol Non Trans Jawa yang menghubungkan lalu lintas antar wilayah dari Krian Kabupaten Sidoarjo hingga Manyar Kabupaten Gresik.

Selain itu, tol ini akan menjadi jalan penghubung antar kawasan industri utama di wilayah penyangga utama Kota Surabaya yakni Gresik dan Sidoarjo. Jalan tol ini juga bermanfaat untuk mengurai titik kemacetan yang berpotensi muncul di Jalan Tol Surabaya-Gempol hingga mempermudah akses kendaraan logistik di sekitar kawasan pelabuhan di Jawa Timur. jef, ine