Tiket Mudik Lebaran dari Malang Sudah Terjual 50%

Meski lebaran masih jauh, tiket kereta lebaran dari Kota Malang sudah terjual 50%.

MALANG (global-news.co.id) – Meski Lebaran masih lama, namun pembelian tiket Lebaran di Stasiun Malang ramai. Untuk saat ini, setidaknya sudah 50% tiket untuk keberangkatan pada H-5 sampai H-1 Lebaran yang terjual.

Tiket-tiket tersebut meliputi perjalanan jauh dan menengah, di antaranya keberangkatan menuju Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Jember. “Jarak menengah dan jarak jauh merata ya,” terang Plt Kepala Stasiun Malang, Nur Ghozuli, Rabu (19/2/2020).

Dia menyebut tiket KA Lebaran paling banyak terjual adalah tujuan Jakarta. Tiket KA Matarmaja relasi Malang – Pasar Senen PP yang berangkat tanggal 16 dan 17 Mei misalnya, telah terjual 500 lembar lebih. “Paling banyak ini rute ke Jakarta,” ujar dia.

Penjualan tiket KA Lebaran, kata Ghozuli, akan terus bergerak dan diprediksi akan meningkat. Meski secara tren, tiket KA yang paling banyak diburu adalah H-5 hingga H-1 Lebaran. “Ini kan tiket H-10 masih banyak yang kerja. Saya yakin kalau misal sudah H-3 atau H-5 itu paling sehari sudah ludes,” ucapnya.

Kepada masyarakat yang berminat membeli tiket KA Lebaran, Ghozuli mengimbau mereka menggunakan aplikasi KAI Access yang merupakan inovasi PT KAI. Selain tidak ada biaya tambahan dibanding menggunakan aplikasi pihak ketiga, pemesanan menggunakan aplikasi juga lebih efektif dan dapat dilakukan di rumah.

“Selain itu apabila menggunakan aplikasi dan ada komplain bisa langsung ditangani,” terangnya.

Tiket KA Lebaran dibuka penjualannya oleh PT KAI per 14 Februari 2020. Tiket yang dijual maksimal adalah yang berangkat H-10 Lebaran.

Untuk wilayah PT KAI Daop 8, khusus kereta reguler jarak jauh dan menengah disediakan sebanyak 33 angkutan. Sebanyak 8 kereta api kelas eksekutif, 11 kelas ekonomi, dan 14 kelas campuran, dengan total 19.848 tempat duduk.

Sementara, untuk kerata api reguler jarak jauh atau menengah yang melintas di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya juga telah disiapkan sebanyak 8 angkutan. Yakni, 2 kelas ekonomi dan 6 KA kelas campuran, dengan total 4.936 tempat duduk.trb,fak