Sering Turun ke Masyarakat, Kartika Didukung Jadi Bupati Lamongan

Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati menggelar.doa usai bertemu Gapoktan dan para petani di Ponpes Sunan Drajat Lamongan.

LAMONGAN (global-news.co.id) – Nama Kartika Hidayati agaknya tidak asing lagi di telinga masyarakat Lamongan, khususnya para petani. Mengingat mantan Anggota DPRD Jatim ini sering turun ke masyarakat untuk sekadar menyapa hingga menanyakan keluhan masyarakat atas kebijakan pemerintah.

Hal ini juga diakui oleh Gapoktan di sana. Saat banyak tengkulak menawarkan pinjaman dengan bunga tinggi, petani juga curhat ke Kartika yang saat ini menjadi Wakil Bupati Lamongan dan berencana maju dalam Pilkada Lamongan September nanti.
“Iya kami masyarakat Lamongan banyak yang dekat dengan Bu Kartika. Beliaunya orangnya baik dan sering turun ke masyarakat,” tegas Edy, salah satu Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan logat Jawa mentok, Rabu (26/2/2020).
Ditambahkannya, belum lama ini dia berdialog dengan Kartika Hidayati bersama sejumlah Gapoktan yang ada di Lamongan bersama para petani di Ponpes Sunan Drajat Paciran. Mereka meminta bantuan Pemkab Lamongan terkait dengan maraknya para tengkulak yang menawarkan pinjaman ke petani. Adapun tengkulak berkeliling di sawah-sawah dengan membeli harga gabah sangat minim. Setiap kilonya harga gabah dibeli Rp 5 ribu. Celakanya lagi Bulog sebagai kepanjangan tangan pemerintah membelinya dengan harga di bawah Rp 5 ribu. Kondisi ini membuat petani dirugikan.
“Hal-hal itulah yang mengganggu petani. Karenanya permasalahan ini yang kita sampaikan ke Bu Kartika,” tegasnya.
Mendengar ungkapan para petani yang hingga saat ini mengaku Nilai Tukar Petani (NTP) sangat rendah, maka Kartika minta pada bank milik pemerintah untuk memberikan modal kepada para petani yang selama ini sangat dirugikan oleh ulah para tengkulak.
“Bu Kartika berjanji akan melakukan dialog ke sejumlah bank khususnya Bank Jatim dan Bank UMKM agar menyalurkan modal kepada para petani yang sering mengeluhkan dana saat musim tanam tiba. Kalau panen terkadang hasilnya tidak nyucuk,”papar Edy.
Terkait, dengan keberadaan pupuk dan benih, menurutnya lebih dari cukup. Artinya pemerintah telah merealisasikan janjinya dengan memberikan benih unggulan dan pupuk yang bagus. Dengan begitu hasil panen yang didapatkan cukup memuaskan. Tentunya hal ini akan berpengaruh pada hasil panen para petani.
Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati mengapresiasi dukungan yang diberikannya ini. Namun demikian perempuan yang juga Ketua Muslimat Lamongan ini menegaskan bahwa apa yang dilakukan ini sudah menjadi tanggungjawabnya sebagai pengayom masyarakat.
“Memang sebelumnya petani berkeluh kesah tentang diturunkannya distribusi pupuk bersubsidi termasuk soal benih. Dan Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada masalah. Hanya satu yang masih saya perjuangkan soal modal kerja petani yang masih ribet pengajuannya. Tak heran mereka pun pinjam ke tengkulak dengan bunga tinggi,” lanjut ibu tiga putra ini. ani