Pertamina MOR IV Gelontorkan Dana Kemitraan UMKM Rp 4,95 Miliar

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV menggelontorkan dana program Kemitraan hingga Rp 4,95 miliar.

SEMARANG (global-news.co.id) —Guna mendukung pengembangan Usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV menggelontorkan dana program Kemitraan hingga Rp 4,95 miliar.

Dana program kemitraan perdana tahun 2020 tersebut, disalurkan guna meningkatkan kemampuan 64 UMKM mitra binaan, yang ada di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Unit Manager Communication Relation and CSR Pertamina MOR IV Anna Yudhiastuti mengungkapkan, program kemitraan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial BUMN kepada masyarakat.

Pada periode Februari tahun 2020 ini, Pertamina MOR IV telah menyalurkan program kemitraan senilai Rp 4,95 miliar untuk 64 Mitra Binaan di wilayah operasi Pertamina MOR IV, baik yang ada di Jawa Tengah maupun DIY.

Melalui penyaluran dana program kemitraan ini diharapkan mampu memberikan dampak baik bagi keberlangsungan UMKM binaan. “Selain itu juga mendorong UMKM binaan ini semakin tangguh dan mandiri,” jelasnya di Semarang, Jumat (28/2/2020).

Anna juga menjelaskan, salah satu penerima manfaat dari penyaluran dana kemitraan Pertamina MOR IV adalah sejumlah pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.

Pada tahun 2019 lalu, sebanyak 18 pesentren yang ada di daerah ini telah digandeng menjadi mitra binaan, melalui program kemitraan Pertamina MOR IV.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, ke-18  pesantren tersebut kembali mendapatkan kucuran dana kemitraan sebesar Rp 1,8 miliar, pada penyaluran dana kemitraan perdana tahun 2020 kali, dalam bentuk pinjaman lunak permodalan.

Selain berhasil memperoleh bantuan pinjaman lunak permodalan dari program Pertamina ini, sejumlah pesantren tersebut juga telah bermigrasi untuk menggunakan elpiji non subsidi 12 kg. Sebelumnya, kegiatan usaha yang ada di lingkungan pesantren tersebut masih menggunakan elpiji  subsidi ‘tabung melon’atau 3 kg.  Kini semuanya telah menggunakan elpiji non subsidi  pemerintah.

“Dengan migrasi ini, pesantren-pesantren tersebut tentunya juga telah ikut mendorong penyaluran elpiji bersubsidi yang tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukannya, khususnya di Kabupaten Boyolali,” tambahnya.

Lebih lanjut, Anna menyampaikan, dasar pelaksanaan Program Kemitraan ini adalah Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/MBU/ 2017 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

“Program ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil mitra binaan Pertamina agar menjadi tangguh dan mandiri, sekaligus memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi Pertamina,” tandasnya.

Para penerima manfaat dana kemitraan Pertamina MOR IV ini mengaku sangat terbantu  dukungan kemitraan tersebut. Karena penerima manfaat tidak hanya mendapatkan fasilitas berupa pinjaman lunak untuk modal pengembangan usaha. Namun juga mendapatkan berbagai pembinaan guna memperkuat usahanya

Salah satu penerima manfaat program dana kemitraan Pertamina MOR IV, Wahyu Wibowo mengungkapkan, pada periode Februari 2020 usaha dagang yang dilakukannya mendapat bantuan permodalan senilai Rp 100 juta. erf, ins