Pejabat Kota Wuhan Dicopot Akibat Corona

Penyebaran virus corona yang memakan ribuan korban menyebabkan pemerintah China mencopot dua pejabat badan kesehatan Provinsi Hubei.

BEIJING (global-news.co.id) – Pemerintah China mencopot dua pejabat badan kesehatan Provinsi Hubei, Zhang Jin dan Liu Yingzi, akibat penyebaran virus corona. Langkah itu diambil akibat tekanan penduduk setempat yang mempertanyakan cara pemerintah setempat menanggulangi wabah tersebut.

Seperti dikutip AFP, Rabu (12/2/2020), keputusan tersebut diambil oleh pimpinan pusat Partai Komunis China (PKC) pada Senin lalu. Zhang adalah Kepala Komisi Kesehatan Hubei, sedangkan Liu adalah salah satu direktur di lembaga tersebut.

Jabatan yang ditinggalkan keduanya akan diambil alih oleh Direktur Komisi Nasional Kesehatan China, Wang Hesheng. Pemerintah pusat di Beijing juga mengirim salah satu petingginya, Chen Yixin, ke kota Wuhan yang menjadi pusat wabah virus corona untuk memandu proses pengendalian virus tersebut.

Pemerintah China juga mencopot kepala Palang Merah Wuhan akibat virus corona. Chen adalah mantan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Komunis China di Provinsi Hubei. Saat ini dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komisi Pusat Hukum dan Politik.

Kritik dialamatkan kepada pemerintah Hubei karena dianggap menyepelekan penyebaran penyakit misterius yang kini menulari puluhan ribu orang. Mereka juga dituduh menekan seorang dokter, Liu Wenliang, yang sempat mengingatkan bahaya virus tersebut. Liu dilaporkan meninggal usai terinfeksi virus tersebut.

Pemerintah Hubei disebut tidak tanggap terhadap peringatan bahaya wabah pada awal Januari karena menggelar rapat partai. Mereka diduga ingin membuat kesan situasi di daerah itu tetap terkendali.

Sekretaris PKC Hubei, Ma Guoqiang, mengatakan, akhir pekan lalu penyebaran virus itu semakin luas karena pejabat di daerah setempat tidak menerapkan larangan bepergian lebih awal.

Pemerintah Kota Wuhan juga dikritik karena menggelar pesta rakyat yang mengikutsertakan 40 ribu keluarga sehari sebelum kota itu diisolasi akibat virus corona.

Jumlah korban meninggal setelah terinfeksi virus corona sampai hari ini, Rabu (12/2), dilaporkan mencapai 1.107 orang. Sedangkan orang yang meninggal di luar China akibat virus corona sampai saat ini berjumlah dua orang, yakni di Filipina dan Hongkong.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan nama resmi baru untuk virus corona yakni Covid-19. Covid-19 merupakan singkatan dari ‘co’ yang merujuk pada virus corona, ‘vi’ yang merupakan sebutan untuk virus, dan ‘d’ yang berarti penyakit (disease). afp, cnn