Ketua RT/RW di Kota Mojokerto Dapat Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan Ketua RT/RW di Kota Mojokerto.

MOJOKERTO (global-news.co.id) – Sebanyak 872 ketua RT/RW di Kota Mojokerto secara resmi menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (naker).

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Wakil Walikota, Achmad Rizal Zakaria, di Kantor Pemkot Mojokerto secara simbolis menyerahkan kartu BPJS naker kepada perwakilan dari 872 Ketua RT/RW di Kota Mojokerto.

Mengikutsertakan para ketua RT/RW sebagai peserta BPJS naker merupakan usaha Pemkot Mojokerto memberikan jaminan sosial kepada seluruh Ketua RT/RW agar mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup layak.

Menurut walikota, pemberian jaminan sosial kepada ketua RT/RW ini sesuai dengan Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 94 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kebijakan ini menjadikan Kota Mojokerto sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang menjamin kesejahteraan sosial ketua RT/RW. “Kami ingin memberikan apresiasi kepada mereka yang telah mencurahkan semua tenaga, waktu, dan pikiran demi Kota Mojokerto,” kata Walikota yang akrab disapa Ning Ita ini.

Adanya jaminan sosial ketenagakerjaan ini sekaligus menjadikan Kota Mojokerto sebagai satu – satunya kabupaten/kota di Jatim yang masuk nominasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Paritrana Award 2019 – 2020.

“Alhamdulillah melalui inovasi ini, kami masuk dalam nominasi 10 besar skala nasional mewakili Jawa Timur,” tandasnya.

Selain jaminan sosial ketenagakerjaan untuk RT/RW, ada indikator lain yang membuat Pemkot Mojokerto masuk 10 besar, yaitu adanya kepesertaan kategori perusahaan di Kota Mojokerto mencapai 98%, selanjutnya adanya kategori pekerja formal yang masuk 52% dan pekerja informal sebanyak 22 %. “Ke depan, kami ingin mewajibkan para atlet baik di Kopda, Kopnas, untuk memiliki BPJS Ketenagakerjaan. Karena atlet itu juga berisiko kecelakaan, baik dalam latihan ataupun kejuaraan,” ujarnya.

Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini juga disaksikan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, Dodo Suharto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Dwi Endah Aprilistyani, Sekretaris Daerah Kota Harlistyati dan Kepala Diskominaker Hariyanto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Jombang Sulustijo N.Wirjawan dan Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Adhie Wibowo.

Usai menyerahkan kartu BPJS naker, Ning Ita bersama rombongan BPJS berkesempatan memberikan santunan pada dua warga yang meninggal dunia karena sakit. Masing-masing kepada keluarga almarhum Soewito, pengemudi ojek online di daerah Kranggan dan keluarga almarhum Suroto di daerah Magersari. “Santunan ini merupakan hak keluarga almarhum yang harus diberikan,” tandas Ning Ita.bas