Baku Hantam di Kongres PAN, Sejumlah Kader Terluka

Kericuhan terjadi selama perhelatan kongres PAN di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).

KENDARI (global-news.co.id) – Kericuhan terjadi  selama perhelatan kongres PAN di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).  Salah seorang peserta tampak terluka di bagian kepala akibat baku hantam dan saling melempar kursi sesama kader.

Kericuhan terjadi saat rapat pleno pertama yang beragendakan pembahasan tata tertib. Tidak diketahui awal mula kericuhan berlangsung. Rapat pleno pertama yang juga dihadiri mantan Ketum PAN Hatta Rajasa itu digelar tertutup. Kericuhan terlihat saat pintu ruang rapat terbuka dan peserta kongres tampak keluar dari ruangan. Polisi pun tampak sibuk menenangkan peserta kongres.

Adu mulut terdengar di dalam ruangan. Teriakan ‘Zulkifli Hasan’ dan ‘Mulfachri Menang’ bergema di antara kericuhan itu. Sejumlah peserta tampak melempar-lempar kursi.

Suasana terus memanas. Ada kursi, gelas plastik air mineral, hingga, kardus air mineral yang dilempar. Hingga aparat keamanan masuk ke dalam ruang sidang untuk meredakan situasi. Polisi berdiri di antara peserta yang sudah terbagi dalam dua kelompok.

Ada kelompok peserta yang menginginkan sidang tetap dilanjutkan. Sementara ada sekelompok peserta yang meminta agar orang-orang yang bukan peserta keluar dari ruang sedang. “Yang bukan peserta, keluar!,” demikian pernyataan yang keluar. “99 persen (sidang) kondusif. Jangan terganggu oleh 1 persen yang mau rusuh. Boleh main taktis persidangan tapi jangan kekanak-kanakan,” ungkap suara yang lain. Asalnya dari panggung utama.

Petugas kepolisian pun tidak dapat menahan diri dan menerjunkan tim menangani insiden bak tawuran itu. Pintu kaca hotel pun pecah. Massa berhamburan maju mundur. Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Merdisyam berteriak memberikan instruksi keras.

Ketum sekaligus Caketum PAN Zulkifli Hasan mencoba menenangkan para peserta. Dia meminta para peserta tak saling melempar kursi. “Saudaraku… saudaraku… duduk di kursi masing-masing. Lempar-lempar setop, cukup… cukup…,” kata Zulhas.

Kericuhan itu berlangsung selama beberapa menit. Kericuhan mulai mereda saat polisi dan Satgas PAN turun tangan membantu menenangkan para peserta.

Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Kongres PAN  Eko Hendro Purnomo pun sampai meminta agar segenap peserta sidang untuk kembali tenang agar sidang dapat dilanjutkan. “Pak, duduk Pak,” ujar Eko. nas, ins