17.205 Orang Tiongkok Terinfeksi Virus Corona, 361 Meninggal

– Jumlah kematian akibat virus corona jenis baru atau 2019-NCoV di Tiongkok telah mencapai 361 orang.

BEIJING (global-news.co.id)  – Jumlah kematian akibat virus corona jenis baru atau 2019-NCoV di Tiongkok telah mencapai 361 orang. Jumlah ini melebihi angka kematian di Tiongkok ketika terjangkit wabah SARS pada 2002-2003, setelah pihak berwenang di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah virus corona melaporkan 56 kematian baru pada Senin (3/2/2020). “Sekitar 17.205 orang telah terinfeksi virus ini,” mengutip laman resmi Komisi Kesehan Tiongkok, Senin (3/2/2020).

Komisi Kesehatan Tiongkok menjelaskan bahwa 2.296 pasien dalam kondisi kritis, dan 21.558 orang dicurigai terinfeksi virus. Sebanyak 475 orang telah dikeluarkan dari rumah sakit setelah mendapat perawatan.

Lebih lanjut Komisi Kesehatan Tiongkok mengatakan bahwa 189.583 orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien virus corona telah dilacak. Sebanyak 10.055 telah dipulangkan pada Minggu kemarin dan 152.700 lainnya masih dalam pengawasan medis.

Filipina mengonfirmasi kematian pertama akibat virus jenis baru, menjadikannya negara pertama di luar Tiongkok yang melaporkan kematian. Korban adalah seorang pria Tiongkok berusia 44 tahun dari Kota Wuhan yang tiba di Filipina melalui Hong Kong pada 21 Januari.

Virus corona baru itu diyakini muncul pada Desember dan berasal dari pasar yang menjual hewan liar di ibukota Provinsi Hubei. Wabah menggelembung menjadi darurat kesehatan global, di mana saat ini sudah menyebar ke lebih dari 25 negara,  termasuk Spanyol, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia hingga India.  zis, okz, ine