Tertimpa Pohon Tumbang saat Hujan Deras dan Angin Kencang, Pasutri Tewas

Dua orang pengendara motor yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) tewas seketika di Jl Johar Surabaya usai tertimpa pohon tumbang saat hujan deras dan angin kencang.

SURABAYA (global-news.co.id) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Surabaya mulai memakan korban jiwa, Senin (6/1/2020). Dua orang pengendara motor yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) tewas seketika usai tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Johar Surabaya.

Kedua korban yakni, Tan Tiong Tjing (50) dan istrinya, Elias (48) warga Sidotopo Wetan Indah Surabaya. Jenazah pasutri nahas itu sudah dibawa petugas ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

Saksi mata, Iqbal menuturkan, pasutri tersebut naik motor berboncengan melaju dari arah Jalan Pahlawan menuju Jalan Pandean Surabaya. Namun saat melintas di kawasan Jalan Johar, tiba-tiba pohon sono berukuran besar tumbang dan menimpa keduanya.

Sang istri sempat terpental dan mengalami luka parah di bagian mata. Sedangkan suami mengalami luka parah di bagian perut dan paha lantaran tertimpa pohon. Keduanya tewas seketika di lokasi kejadian. “Saat itu, turun hujan lebat disertai angin kencang. Pas pasutri itu lewat, ada pohon tumbang dan menimpa keduanya,” kata Iqbal.

Petugas gabungan dari Satpol PP, linmas dan kepolisian dibantu warga bekerja sama menyingkirkan pohon yang sempat menghalangi jalan raya.

Selain menelan korban jiwa, angina kencang disertai hujan deras di Surabaya juga menumbangkan puluhan pohon dan tiang listrik. Bahkan, pohon tumbang menimpa mobil taksi online Daihatsu Agya.

Sopir mobil, Ardi Setyawan mengatakan, saat itu mobil sengaja dikendarai pelan karena kondisi hujan lebat dan angin sangat kencang. “Saya pelan bawa mobilnya. Tiba-tiba pohon yang berada di trotoar roboh dan mengenai atap serta kaca depan mobil,” kata warga Rungkut Surabaya ini.

Ardi bersama penumpangnya berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari dalam mobil. Mereka hanya syok atas kejadian itu. “Cuma syok saja. Kalau mobil rusak di bagian atap,” ucapnya.

Saat kejadian, arus lalu lintas di Jalan Raya Gubeng macet total. Untuk memperlancar lalu lintas, petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Linmas dan Satpol Pamong Praja Kota Surabaya yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan memotong badan pohon yang menimpa mobil. Setelah berhasil dibersihkan, mobil dengan nopol L 1193 IC dievakuasi ke badan jalan.

Untuk diketahui hujan deras disertai angin kencang di Surabaya sudah terjadi dua hari ini. Badan Penangggulangan Bencana (BPP) di BPB Linmas Surabaya menyebut setidaknya ada 69 pohon tumbang dalam rentang 3 sampai 3,5 jam, Minggu (5/12/2020). pur, ine