Surabaya Banjir, Ratusan Personel Polrestabes Dikerahkan Urai Kemacetan

 

Istimewa
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho memantau penanganan banjir di Kota Surabaya, Jumat (31/1/2020) malam.

SURABAYA (global-news.co.id) – Banjir parah di Kota Surabaya memaksa aparat Polrestabes Surabaya mengerahkan ratusan personel ke sejumlah titik banjir dan simpul kemacetan, Jumat (31/1/2020) malam. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi insiden kecelakaan maupun gangguan yang lain.

Bahkan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho terlihat ikut berpatroli memantau titik-titik banjir ditemani Wali Kota Surabaya Tri Tismaharini.

Dengan HT (handy Talkie) di tangan, kedua pimpinan Kota Surabaya tersebut terus memantau dan memberi perintah langsung melalui HT bila mendengar ada kemacetan maupun banjir di beberapa jalan di Kota Surabaya.

“Petugas masih terus berpatroli, mengatur arus lalin hingga mengecek saluran-saluran air. Anggota harus bergerak cepat dan selalu siap berada di lapangan bila masyarakat kota Surabaya membutuhkan bantuan. Anggota sudah menyebar mengatur lalin di simpul-simpul kemacetan dan juga di jalan-jalan yang tergenang air,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombea Pol Sandi Nugroho, Jumat (31/1/2020) malam.

Hingga pukul 23.00,  air masih merendam sejumlah titik. Ruas jalan juga masih padat, kendati kemacetan lalin mulai terurai. Beberapa di antaranya adalah kawasan Pucang, depan Rumah Sakit Islam, Mayjen Sungkono dan Ngagel Rejo.

“Tadi ngantre di Wonokromo sejak jam 18.00. Gak bisa lewat. Macet parah. Ini tadi lewat jalan tikus. Tapi ya motor dituntun. Hampir tiga jam baru sampai,” kata ilma,  salah seorang karyawan swasta, warga Bratang.

Diketahui, hujan deras sejak pukul 17.00 menyebabkan banjir di Kota Surabaya. Hujan deras sekitar dua jam itu membuat sejumlah wilayah terendam banjir dan masuk ke rumah-rumah penduduk,  termasuk Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo. Tak hanya itu, banjir juga menyebabkan kemacetan parah di berbagai ruas jalan. pur, ine