Pemerintah Targetkan Kartu Prakerja Diluncurkan Agustus

JAKARTA (global-news.co.id) – Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus pemerintahan Presiden Jokowi dalam periode 2019-2024. Menaikkan kualitas SDM juga penting untuk mendorong kegiatan di transformasi ekonomi digital atau Industri 4.0 dengan rencana pengembangan berbasis pendidikan dan pelatihan vokasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, dalam upaya peningkatan kualitas SDM, pemerintah memiliki program yaitu Kartu Prakerja yang saat ini masih dalam proses. “Kartu Prakerja saat ini sedang work in progress dan ini rencananya berbasis aplikasi,” ujar Airlangga dalam sambutannya pada acara Manager Forum XLIII di Jakarta Concert Hall  iNews Tower Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Ketua Umum Partai Golkar ini mencontohkan, Kartu Prakerja yang juga diterapkan di Jepang, digunakan untuk menyediakan pembiayaan untuk pelatihan. “Di mana program ini pemerintah menyediakan pembiayaan untuk training dan re-training. Jadi lembaga pendidikan yang terakreditasi dan bekerja dengan pemerintah itu diberikan bantuan untuk pelatihan,” kata dia.

Airlangga menuturkan, untuk masyarakat  yang belum mendapatkan pekerjaan bisa mengikuti pelatihan tersebut dan mendapatkan uang saku selama enam bulan sampai mendapatkan pekerjaan. “Latihan itu bisa mulai dari hairdresser sampai coding, pelatihan yang Rp 3 juta sampai Rp 7 juta secara rata-rata, nah itu pemerintah akan siapkan (Kartu Prakerja) dan rencana dilelang Maret ini,” ucap Airlangga.

Selanjutnya nanti akan dicoba di 2-3 kota kemudian secara nasional akan diluncurkan Agustus mendatang. jef, ine