MPU Tabrak Trailer, 2 Tewas dan Belasan Luka-luka

Tampak MPU ringsek setelah menabrak trailer di Jalan Raya Tuban.

TUBAN (global-news.co.id) – Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Pantura Tuban, tempatnya di jalan raya Tuban-Semarang KM 17-18 kawasan hutan Jati Peteng, Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu yang melibatkan truk trailer dan satu Mobil Penumpang Umum (MPU), Rabu (15/1/2020).

Akibat kejadian itu, dua orang meninggal dunia di TKP lantaran terjepit bodi mobil, yakni 1 kenek dan 1 penumpang MPU. Sementara 7 korban lainnya mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Koesma Tuban.

Arif (43) saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, peristiwa maut ini melibatkan MPU bernopol S 7019 UE yang dikemudikan oleh Abdul Salim, asal Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. MPU tersebut awalnya berjalan dari arah Tuban menuju ke arah Tambakboyo dengan menggunakan jalur kiri (jalur motor).

Saat di lokasi kejadian, MPU tersebut menyenggol truk yang sedang parkir di tepi jalan. Nahas, akibat menyenggol truk parkir itu, MPU langsung oleng ke kanan dan kemudian menghantam truk trailer dengan nopol B 9156 UE yang dikemudikan oleh Suharson, warga Desa Kodokan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jateng. Saking kerasnya benturan, sampai membuat kendaraan MPU itu berputar menghadap timur. “Karena tabrakan keras sehingga membuat bodi MPU ringsek parah dan para korban terjepit,” papar Arif.

Sedangkan, untuk sopir truk trailer dan sopir truk MPU dalam keadaan selamat. Sementara itu, untuk data korban dan kerugian materiil dari laka lantas itu masih proses pendataan oleh pihak Satlantas Polres Tuban.

Sementara itu, sejumlah korban yang mengalami luka parah akibat terjepit di dalam kendaraan MPU langsung dievakuasi dibawa ke rumah sakit. Sedangkan petugas kepolisian yang datang di lokasi masih melakukan olah TKP dan mendata para korban kecelakaan itu.  bgs