Lazisnu Gresik Gaungkan Program Sedekah Sedino Sewu

 

Warga nahdliyin memperlihatkan kaleng program sedekah sedino sewu.

Siapa bilang sedekah bisa membuat orang rugi. Itu pastinya salah besar. Buktinya, melalui program sedekah sedino sewu (S3) di Gresik, masyarakatnya justru bisa mandiri secara ekonomi. Kok bisa.

 

Program sedekah sedino sewu (S3) yang digagas oleh Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu), mendatangkan banyak manfaat. Bahkan dalam pengelolaannya, bisa menjadikan warga mandiri secara ekonomi.

Maka dari itu, program S3 ini terus digaungkan di Kabupaten Gresik. Seperti yang terjadi di Dusun Bangsalsari, Kecamatan Ujungpangkah, Rabu (29/1/2020). Di wilayah itu, pengurus membagikan 250 kaleng untuk diisi dengan sedekah sehari seribu rupiah.

Ketua PC Lazisnu Gresik Moshoffa Aziz mengatakan, hingga saat ini program S3 terus digaungkan sehingga ke depan warga NU bisa mandiri secara ekonomi. Selain itu, cara ini akan menumbuhkan rasa gemar bersedekah.

“Fokusnya nanti kan ke pemberdayaan secara ekonomi, program ini baik mengajarkan kita untuk setiap hari bersedekah. Nantinya, sedekah itu untuk kegiatan sosial seperti pengobatan gratis dan lain sebagainya,” katanya.

Mushoffa menambahkan, respon warga soal program ini sangat bagus, sebab mereka sangat terbantu. Misalnya, ketika ada warga NU yang meninggal bahkan, warga yang sakit di rumah sakit bisa disantuni lewat program Lazisnu.

Selain itu, untuk bidang pemberdayaan, uang hasil sedekah itu bisa dibuat untuk memberikan permodalan bagi warga kurang mampu, bagkba bisa dibelikan aset yang bisa bermanfaat bagi umat ke depan. “Jadi sangat banyak manfaatnya, kita gaungkan terus program ini hingga ke ranting, semiga ini terus digaungkan sehingga semua desa bisa melakukan hal ini,” tambahnya.

Sementara Ketua Pantia Imam Mahmud Badaruddin menambahkan, selain pembagian kaleng sebagai bentuk lanjutan program S3. Kegiatan ini juga ditambah dengan pengobatan gratis kepada warga.

Badar menyatakan, kegiatan yang digagas kali ini merupakan hasil sinergi dari berbagai banom NU antara lain GP Ansor, Lazisnu, IPNU-IPPNU dan lain sebagainya.

“Jadi selain itu nanti kita akan melakukan kegiatan rijalul ansor yang merupakan salah satu program rutin kami selain pengobatan gratis dan santunan kepada anak yatim dan duafah,” tambahnya. idn, tim