Gandeng Ikatan Alumni, ITS Bangun Landmark Baru Bernama Synchro

Rektor ITS Prof Mochamad Ashari bersama perwakilan IKA dan jajaran pimpinan ITS melakukan peletakan batu pertama untuk meresmikan pembangunan selfie spot Synchro ITS, Jumat (10/1/2020).

SURABAYA (global-news.co.id) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akan segera mempunyai landmark baru bernama Synchro ITS, wahana untuk berswafoto sekaligus media promosi ITS kepada khalayak umum. Untuk meresmikan pembangunannya, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng melakukan eletakan batu pertama di area Taman Segitiga ITS, Jumat (10/1/2020).

Rektor yang kerap disapa Ashari ini menyampaikan bahwa pembangunan Synchro ITS tersebut berkat kerjasama dengan Ikatan Alumni ITS Pengurus Wilayah (IKA ITS PW) Jawa Timur. Ia pun menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam pembangunan Synchro ITS. “Ini menjadi kado spesial yang diberikan ikatan alumni kepada almamaternya,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Synchro ITS sendiri memiliki konsep dan desain yang sudah dirancang oleh Tim ITS. Landmark ini nantinya akan memiliki beberapa fungsi seperti penanda kawasan, aksen estetika lingkungan, penguat citra kampus teknologi, serta sebagai ikon untuk keperluan titik kumpul. “Dan paling utama tentunya akan menjadi wahana swafoto bagi mahasiswa maupun tamu yang datang ke kampus ITS,” jelas Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati ST MSc, Eng, PhD.

Pembangunan Synchro ITS tersebut menjadi penting agar para pengunjung dapat dengan jelas mengetahui bahwa telah berada di area kampus ITS. Hal ini sebagai reaksi dari semakin bertambahnya tamu ITS, baik dari dalam maupun luar negeri. “Synchro ITS sendiri berupa instalasi bercorak benda seni dan budaya yang akan memperkuat citra ITS sebagai kampus teknologi yang humanis,” tambahnya.

Dibangunnya Synchro ITS, menurut Bambang, juga merupakan respon dari kebiasaan generasi milenial saat ini yang gemar berswafoto. Hal ini nantinya secara tidak langsung akan menjadi media promosi visual ITS di media sosial. “Itulah mengapa Synchro ITS dibangun di Taman Segitiga ITS yang merupakan pusat sirkulasi kegiatan kampus dan akses utama menuju Rektorat ITS,” ujar dosen Departemen Teknik Mesin ITS ini.

Ia pun berharap dengan dibangunnya Synchro ITS tersebut bisa memberikan wajah dan semangat baru, khususnya bagi sivitas akademika ITS. Khalayak umum juga diharapkan semakin tertarik berkunjung ke ITS sebagai wisata edukasi. “Nantinya kami juga akan membangun tempat swafoto serupa di beberapa lokasi di ITS sehingga semakin memperindah kawasan kampus,” tutupnya. tri