DPRD Soroti Banjir Mayjen Sungkono

Wali Kota Tri Rismaharini bersama jajarannya saat memantau kondisi saluran air di Jl Mayjen Sungkono.

SURABAYA (global-news.co.id) – DPRD Kota Surabaya segera memanggil Pemkot Surabaya dan pengembang Ruko Darmo Park II, terkait banjir di kawasan Darmo Park dan Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Rabu (15/1/2020) lalu. Hujan yang mengguyur Kota Surabaya menyebabkan Jalan Mayjen Sungkono terendam banjir dengan ketinggian air hampir 1 meter.

“Nanti kita akan undang pihak pengembang dan Pemkot. Ada banyak yang perlu ditata kembali dan menjadi tanggung jawab bersama,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono, Rabu (22/1/2020).

Ia menyampaikan, Pemkot dan pengembang Darmo Park harus duduk bersama untuk membahas persoalan banjir tersebut. Pada prinsipnya, menurut Baktiono, pemanggilan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencari solusi terbaik, agar banjir di Surabaya tidak terulang.

“Jadi, Pemkot dan pengembang harus menentukan langkah demi kepentingan warga Surabaya,” ujar Baktiono.

Ia mengungkapkan, jika tidak ada langkah konkret yang dilakukan, masyarakat Surabaya justru yang akan dirugikan. Apalagi, Pemkot sudah merancang akan membangun saluran dengan kapasitas besar di kawasan tersebut. Namun, pembangunan saluran itu terkendala izin pengelola ruko yang enggan pagarnya dirobohkan.

Untuk itu, Baktiono merasa perlu memanggil kedua pihak, agar diketahui apa yang menjadi usulan dari Pemkot dan pengembang, sehingga mendapatkan titik temu. “Usulan pengembang apa, usulan Dinas PU Bina Marga apa, nanti kita cocokkan bersama,” ujar Baktiono.

Menanggapi hal itu, Pemkot terus mencari cara untuk mengatasi genangan air yang sempat terjadi di kawasan Mayjen Sungkono. Bahkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali mendatangi Mayjen Sungkono untuk mencari solusi permanen dalam mengatasi genangan air di kawasan tersebut.

Di lokasi tersebut, Risma memberikan arahan kepada jajaran Dinas PU Bina Marga dan Pematusan untuk mengatasi genangan air di kawasan tersebut. Awalnya, dia meninjau saluran di depan Darmo Park 1 Jalan Mayjen Sungkono yang saat ini mulai dilebarkan salurannya. “Nanti di situ (Darmo Park 1), kita perlebar salurannya, jadi nambah kapasitasnya,” kata Risma.

Terkait banyaknya kabel atau utilitas di kawasan itu, Risma langsung membuatkan desain untuk mengatasinya. Desain itu pun sudah diberitahu kepada jajaran Dinas PU Bina Marga untuk dieksekusi.

“Aku ngomong sudah solusinya begini, saya buat desain sendiri. Nanti kabel-kabel itu atau pipa-pipanya itu akan kita pasang di luar, kemudian kita pasang semacam penutup, sehingga kalau nanti ada perbaikan, tinggal buka di luar dan tidak perlu mengganggu aliran sungai,” tegasnya.

Saluran yang ada di depan Darmo Park 1 itu sudah mulai digarap dan dipercepat. Nampak alat berat dan beberapa Satuan Tugas (Satgas) Dinas PU Bina Marga dan Pematusan sudah mulai mengerjakan saluran itu.

Setelah mencarikan solusi di depan Darmo Park 1, Wali Kota Risma kemudian menyeberang ke sisi selatannya atau di depan Darmo Park 2. Saat itu, Wali Kota Risma meminta Satgas membuka saluran dan membersihkannya. Bahkan, saluran yang tertutup yang ada di parkiran Darmo Park 2 itu diminta untuk dibersihkan dan disambungkan ke saluran box culvert. * pur