2020, Jatim Gelar 445 Event Pariwisata

SURABAYA (global-news.co.id) –  Provinsi Jawa Timur siap menggelar 445 event pariwisata baik festival maupun non festival sepanjang 2020, sebagaimana telah terangkum dalam Calendar of Event (CoE) Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap ajang ini bisa menjadi sarana promosi kepada publik yang lebih luas. “Kami ingin menyampaikan kepada publik bahwa akan ada 445 event di Jawa Timur pada 2020,” ujar Khofifah, Rabu (29/1/2020).

Deputi Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Rizki Handayani mengapresiasi semangat Pemprov dan masyarakat Jatim dalam menyelenggarakan event wisata. “Baru kali ini ada sebanyak 445 event di suatu daerah, di mana ada 113 event dalam bentuk festival, dan 332 event berbentuk non festival. Ini berarti jika dirata-ratakan setiap satu atau dua hari ada event di Jatim,” ujar Rizki.

Ia melanjutkan bahwa saat ini dua provinsi dengan jumlah event terbanyak di CoE Nasional yakni Provinsi Bali dan Jatim. Rizki berharap upaya Jatim dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa berdampak pada peningkatan jumlah wisatawan berkualitas dan lama tinggal wisatawan di tanah air.

“Nantinya kita akan fokus pada wisatawan berkualitas guna meningkatkan jumlah devisa negara, bukan lagi pada kuantitas wisatawan,” jelas Rizki.

Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan event dalam menarik wisatawan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Sinarto menginginkan adanya dukungan dari tur operator atau biro perjalanan wisata. “Kami berharap tur operator memasukan event-event wisata Jatim ke dalam paket wisata yang nantinya ditawarkan kepada calon wisatawan,” ujar Sinarto.

Jatim selama ini merupakan salah satu destinasi favorit bagi wisatawan nusantara (wisnus). Tercatat, pada 2019, terdapat 71 juta kunjungan wisnus ke Jatim. Sementara untuk wisatawan mancanegara mencapai 860.000 orang, melebihi target yang ditetapkan, 700.000 orang.

Menurut Sinarto, pencapaian target, khususnya wisnus, tak lepas dari banyaknya agenda acara pariwisata dan budaya di daerahnya. “Banyak acara yang disukai wisnus, contohnya di wilayah pesisir Utara yaitu wisata religi, setiap hari itu selalu ada wisnus ke sana,” kata Sinarto.

Capaian kunjungan wisnus dan wisman ke Jatim pada 2019 menjadi catatan penting bagi pemerintah pada 2020. Pasalnya, menurut Sinarto, Pemprov Jatim tahun ini tidak lagi berfokus pada kuantitas, melainkan kualitas wisatawan. Hal ini menyangkut berapa banyak wisatawan spending dan tinggal di Jawa Timur. “Pasti kita mengejar lama tinggal, banyak spending, banyak belanja, dan banyak pengeluaran. Nah itu yang kita inginkan,” jelasnya.

Untuk mencapai fokus baru tersebut, Pemprov Jatim menyelenggarakan 445 acara pariwisata dan budaya. Acara-acara itu dibagi menjadi bentuk festival dan non festival. Untuk festival terdapat 113 event, sisanya 332 non-festival. Adapun kategori acara terdiri dari 40 acara olahraga, 31 acara musik, 33 acara kuliner, 60 tradisi atau keagamaan dan 35 acara pameran. Tahun ini, acara-acara populer dan unggulan di Jawa Timur seperti Banyuwangi Ethno Carnival, Jember Fashion Carnaval, Jazz Gunung Bromo dan Tour de Banyuwangi Ijen, Malang Flower Carnival, Grand Final Kerapan Sapi, Tour de Banyuwangi Ijen dan Gandrung Sewu.

Selain itu, Jatim juga akan menggelar 12 event berskala internasional di antaranya Majapahit Internasional Travel Fair (MITF), Festival Panji Internasional, Jember Fashion Carnaval (JFC), International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), Jazz Gunung Bromo, Pasuruan Bromo Marathon, Surabaya Cross Culture, Sail to Indonesia in Bawean Island, Bojonegoro Thengul International Folklor Festival, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), Yadnya Kasada, dan Kelud Volcano Road Run. fan, tri