2020, BRI Targetkan Penyaluran KUR Rp 120 Triliun

JAKARTA (global-news.co.id) –  Pada 2020, pemerintah telah menetapkan plafon KUR sebesar Rp 190 triliun, meningkat sekitar 35 persen dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp 140 triliun. Dari jumlah itu, PT BRI (Persero) Tbk tahun ini mendapatkan jatah alokasi KUR sebanyak 63 persen dari total plafon.

Direktur Utama BRI Sunarso

BRI menargetkan dapat menyalurkan KUR  Rp 120,2 triliun pada tahun ini. Kenaikan target tersebut seiring dengan penurunan bunga KUR pada 2020 menjadi 6 persen dari sebelumnya 7 persen per tahun.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan selain kenaikan plafon, BRI siap mendorong penyaluran KUR ke sektor produksi menjadi 60 persen. Sektor ini dinilai menjadi fokus utama penyaluran karena akan memberikan multiplier effect lebih besar, dari sisi penciptaan lapangan kerja hingga ekonomi nasional.

“Berbagai strategi telah disusun oleh BRI untuk mengakselerasi penyaluran KUR pada tahun ini,” kata Sunarso, Senin (6/1/2020).

Strategi tersebut di antaranya memanfaatkan 415 ribu agen BRILink sebagai referral pinjaman KUR. Selain itu, BRI juga membentuk klaster UMKM unggulan di masing masing wilayah.

“Kami juga akan terus melakukan sinergi dengan BUMN lain, seperti diantaranya dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program naik kelas nasabah Mekaar,” ujarnya.

BRI, kata Sunarso, juga akan meningkatkan kerjasama dengan kementerian/lembaga (K/L) untuk mengakselerasi penyaluran KUR. Di antaranya Kementerian Pertanian lewat Kartu Tani, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Kartu Kusuka, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Desmigratif, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPBD) melalui KUR Replanting Sawit, dan Kementerian Koperasi & UKM lewat pameran.

Sunarso menambahkan BRI juga melakukan pendampingan dan pelatihan bagi nasabah KUR agar dapat mendorong UMKM naik kelas melalui program BRIncubator. “Komitmen kami tidak hanya memberikan fasilitas pembiayaan semata agar naik kelas. Namun kami juga ingin agar para pelaku UMKM di Indonesia go modern, go online, go digital serta go global,” ucapnya.

Sepanjang 2019, BRI telah menyalurkan KUR Rp 87,9 triliun kepada lebih dari empat juta pelaku UMKM. Lebih dari 50 persen di antaranya disalurkan ke sektor produksi. “Sejak 2015 BRI telah berhasil menyalurkan KUR dengan total nilai mencapai Rp 323,4 triliun kepada lebih dari 16,6 juta pelaku UMKM seluruh Indonesia,” ucapnya. jef