2 Hari, SD Dr Soetomo 5 Surabaya Kumpulkan Koin Rp 16 Juta Lebih

Sejumlah guru dan perwakilan komite SD Dr Soetomo 5 Surabaya menukar uang logam dalam kegiatan Peduli Koin Rupiah, Minggu (19/1/2020) pagi.

SURABAYA (global-news.co.id) – Tertarik ikut berpartisipasi dalam kegiatan Peduli Koin Rupiah, SD Dr Soetomo 5 Surabaya  menggalang siswa untuk mengumpulkan koin rupiah yang dimiliki. Hanya dalam dua hari setelah mendapat informasi dari Dinas Pendidikan Surabaya, sekolah berhasil mengumpulkan koin sebanyak Rp 16.790.000.

Dibawa dalam 5 dus Aqua, koin-koin yang berhasil dikumpulkan dari para siswa dan guru itu dibawa ke kantor Perwakilan BI Provinsi Jatim di Jl Pahlawan 5, Minggu (19/1/2020).

“Bersama sejumlah guru, kami mau menukar uang logam yang kami miliki ini dengan uang kertas baru,” kata Ketua Komite SD Dr Soetomo 5 Surabaya Aries Adrianto di sela-sela kegiatan Peduli Koin Rupiah.

Dijelaskan Aries Adrianto, sebelum dibawa ke Kantor BI uang logam yang ditelah dikumpulkan, sudah dipilih-pilah sesuai pecahan masing-masing. Ini sesuai dengan imbauan dari Perwakilan BI Provinsi Jatim yang diterima melalui Dinas Pendidikan Surabaya.

Setelah mendapat uang kertas baru, pihaknya akan mengembalikan uang tersebut ke siswa dan guru. “Kami sudah memiliki catatan setiap uang logam yang ditukarkan siswa dan guru, selanjutnya akan kami ganti sesuai nilainya,” katanya.

Koin rupiah yang dikumpulkan dari para siswa SD Manukan Kulon Tandes Surabaya dibawa dengan karung.

SD Manukan Kulon Tandes Surabaya juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan Peduli Koin Rupiah. Uang logam yang berhasil dikumpulkan dari 1.200 siswa mulai kelas 1 sampai 6 sebanyak Rp 14.480.000. “Itu pengumpulan yang kami lakukan dalam dua hari. Syukurlah banyak siswa yang menukar uang koin juga,” kata Petugas Perpustakaan Sekolah Edo Widodo yang memimpin penukaran uang logam tersebut.

Dengan membawa karung plastik, uang logam itu dibawa ke kantor BI Jatim.  Pecahan uang logam yang banyak dibawa yakni pecahan 100, 200, 500 dan 1.000.

Dengan sigap petugas BI Jatim menerima dan segera memasukkan uang logam itu ke mesin penghitung uang logam yang telah disiapkan. “BI sudah memiliki mesin penghitung uang logam, selama ini masyarakat tahunya mesin pengitung uang kertas,” kata Ketua Panitia Peduli Koin Rupiah Amanlison Sembiring.

Dijelaskan Amanlison, dalam kegiatan pengumpulan uang logam ini pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Surabaya dengan melibatkan 80 SD dan 63 SMP di Surabaya.

Dia menambahkan, setiap penukaran uang logam senilai minimal Rp 50.000 atau kelipatannya akan mendapatkan kupon undian doorprize berhadiah motor, LED TV, sepeda gunung hingga handphone dan tablet.

Tidak hanya penukaran uang logam, pada kegiatan tersebut juga diadakan berbagai kegiatan seperti lomba desain tote bag bagi siswa SD, lomba cerdas cermat, lomba ibu kreatif memasak, hingga bazaar bahan pokok, food bazaar dari aneka start up kuliner di Surabaya serta Festival Buku Murah. Kegiatan Peduli Koin Rupiah ini kemarin juga diramaikan oleh Pasha Ungu sebagai bintang tamunya. tis