Tim Loncat Indah Jatim Lampaui Target

Tim Loncat Indah Jatim di stadium Aquatic GBK Senayan Jakarta, Kamis (19/12/2019) malam

JAKARTA (global-news.co.id) – Tim Loncat Indah Jatim mampu melebihi target yang ditetapkan yaitu meraih 5 medali emas di 3rd Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2019 Jakarta. Saat ini tim Loncat Indah Jatim mampu meraih 6 medali emas dalam kejuaraan tersebut.

”Kami bersyukur atas keberhasilan atlet-atlet Puslatda loncat indah Jatim meraih prestasi dan mampu memenuhi target, total perolehan medali yaitu 6 emas, 4 perak dan 2 perunggu. Kami di bawah tuan rumah DKI Jakarta,” ujar Manajer sekaligus pelatih loncat indah Jatim Ronaldy Herbintoro saat di  stadium Aquatic GBK Senayan Jakarta, Kamis (19/12/2019) malam.

3rd IOAC 2019 berlangsung di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno Jakarta 17-19 Desember 2019. Melalui IOAC 2019, kata Ronaldy, kualitas para atlet meningkat dan  menambah tingkat kesulitann tinggi. “Jadi dengan banyaknya event, semakin bagus untuk para atlet,” ujar Ronaldy Herbintoro.

Menurut Robi panggilan akrab Ronaldy Herbintoro, sampai dengan hari terakhir pra PON, kontingen loncat indah Jatim yang berkekuatan 9 atlet, mampu meraih 6 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Perolehan tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan KONI Provinsi Jatim dan Pengprov PRSI Jatim dalam membina atlet loncat indah jatim. Ke-6 medali emas tersebut berhasil diraih tim Jatim atas kerja keras semua pihak, terutama para atlet.

Capaian ini merupakan prestasi terbaik tim loncat indah Jatim yang mampu membuktikan berhasil mendapatkan 6 medali emas dari 10 nomer pertandingan yang akan di pertandingan di PON Papua 2020 yang akan datang.

Untuk ke depan, tim pelatih sudah memiliki rencana matang untuk terus menjaga kondisi prima para atlet agar performa maksimal pada pelaksanaan PON. “Beberapa program latihan sudah disiapkan, termasuk program TC dan tryout ke luar negeri, untuk lebih memantapkan kondisi para atlet,” katanya.

Hasil lengkap 3rd IOAC 2019, yakni DKI Jakarta mengoleksi 8 medali emas, 11 medali perak dan 6 medali perunggu. Peringkat selanjutnya, Jawa Timur dengan raihan 6 emas, 4 perak dan 2 perunggu. Sementara ketiga Kalimantan Selatan dengan 6 emas dan 3 perunggu, peringkat empat Sumatera Selatan (2-4-7), kelima Sumatera Utara (0-2-1), Keenam Jawa Barat (0-1-3) dan ketujuh Jawa Tengah belum memperoleh medali.

Pada kejuaraan ini Zurich memberikan asuransi ziaga Jiwa kepada para peraih medali emas yang berusia 18-25 tahun senilai Rp 150 juta selama lima tahun ke depan. Asuransi ziaga jiwa diperuntukan jika terjadi cacat tetap, sampai meninggal dunia. nas, zis, inf