Tim Gabungan Sidak Dua Swalayan di Tuban, Temukan Mamin Kadaluwarsa dan Rusak

Tim gabungan Satgas Mamin saat melakukan sidak di salah satu swalayan di Tuban.

TUBAN (global-news.co.id) – Petugas gabungan dari jajaran Polres Tuban bersama dengan Diskoperindag dan Dinas Kesehatan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di dua swalayan, Selasa (31/12/2019). Alhasil, petugas gabungan menemukan beberapa produk kedaluarsa dan rusak.

Temuan barang yang tidak layak jual dan berbahaya bagi kesehatan ini, ditemuka di rak-rak toko, dan pasokan barang toko. Kali ini, para petugas memilih blusukan ke lorong-lorong dalam toko, meneliti dan mengambil sampel produk untuk memastikan keberadaan pasokan dan masa kadaluwarsa makanan dan minuman jelang akhir 2019.

“Kita bersama-sama dengan Diskoperindag Tuban, bersama dengan Dinas Kesehatan melakukan Sidak makanan dan minuman di Swalayan. Kita sidak untuk memberikan pelayanan dan rasa aman pada masyarakat,” jelas AKBP Nanang Haryono, Kapolres Tuban saat berada di lokasi Sidak, Selasa (31/12/2019).

Nanang bersama petugas yang lain mengaku, menemukan sejumlah produk yang kadaluwarsa. Ditemukan pula produk yang kemasannya telah rusak di toko Swalayan Samudra. “Di swalayan yang pertama kami periksa ini ditemukan 15 produk makanan dan minuman yang bermasalah. Ada yang sudah kadaluwarsa, kemasan rusak, serta tidak ada tanda tanggal kadaluwarsanya,” ujar Nanang.

Barang-barang yang ditemukan dalam keadaan sudah kadaluwarsa itu seperti halnya pewarna makanan, susu kental manis, roti dan juga minuman kemasan teh. Ada juga produk popok yang tidak menyertakan label tanggal kadaluarsa sehingga ikut diamankan.

“Semua produk Mamin yang kita temukan dalam keadaan sudah kadaluwarsa maupun kemasannya rusak langsung kita amankan, karena kondisi kemasan yang rusak juga rentan masuknya bakteri. Setelah ini Kasat Reskrim akan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” sambungnya.

Selain ke toko Swalayan Samudra, petugas gabungan Satgas pangan melakukan sidak di Bravo Swalayan. Meski tidak menemukan produk makanan-minuman dalam keadaan kadaluwarsa, tim gabungan menemukan kemasan makanan atau minuman yang rusak.

Di swalayan Samudra dan Bravo ditemukan 30 jenis produk membahayakan, mulai expired, kemasan rusak, dan tidak tercantum kadaluarsa. “Ada 30 produk makanan minuman hingga popok bayi kita amankan,” kata Nanang.

Nanang menjelaskan, usai mendapatkan sejumlah temuan produk berbahaya tersebut, pihaknya akan memanggil managemen swalayan untuk dimintai keterangan lebih mendetail. Penyidik Reskrim akan meminta keterangan kepada management berkaitan dengan produk yang sudah expired dan lainnya.

“Kita akan panggil management swalayan terkait untuk dimintai keterangan atas temuan produk yang berbahaya tersebut,” pungkasnya.  trb, bej, dtk