Sidoarjo Diterjang Angin dan Hujan Deras, 40 Rumah Rusak dan IGD RSUD Tergenang

Tampak genangan terlihat di ruang IGD RSUD Sidoarjo, Rabu (25/12/2019) petang.

SIDOARJO (global-news.co.id) – Hujan deras sekitar 4 jam mengguyur beberapa kawasan di Sidoarjo, Rabu (25/12/2019) sore, menyebabkan banjir di mana-mana. Sejumlah jalan protokol dari dan menuju Sidoarjo disaat hujan terjadi genangan hingga mencapai 40 centimeter.

Seperti di Jalan Raya Jati, tepatnya bawah tol atau depan Lippo Plaza Sidoarjo. Genangan air di kawasan tersebut mencapai 40 centimeter. Konsentrasi banjir di sisi utara menutupi jalur arah Sidoarjo maupun ke arah Krian. Selain disebabkan karena intensitas hujan, kondisi tersebut juga diduga akibat saluran drainase yang buruk.

Akibat tingginya genangan air, sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut kerap kali mogok. Pasalnya, air yang memenuhi jalan, masuk ke mesin kendaraan. “Banjirnya ternyata tinggi sekali. Saya nekat menerobos banjir, karena mau pulang ada keperluan keluarga. Tidak tahunya malah motor saya mogok,” kata Fadilah, salah satu pengndara motor.

Sejumlah anggota Satlantas Polresta Sidoarjo juga bersiaga untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi. Petugas kepolisian menghimbau dan mengarahkan pengendara motor untuk memilih jalur alternatif lainnya yang tidak tergenang air.

Kanit Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli) Satlantas Polresta Sidoarjo, Iptu Rohmat mengatakan, genangan air yang tinggi, diduga akibat drainase tidak lancar. Drainase di jalan protokol tersebut tidak mampu menampung tinggi curah hujan, sehingga air meluber ke jalan raya. “Drainasenya tidak lancar,” papar dia saat berada di depan Lippo Plaza.

Tidak hanya jalan protocol, hujan juga menyebabkan genangan air masuk lokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, di Jalan Majapahit, Celep, Sidoarjo. Beberapa ruangan yang terdampak banjir dan genangan air, di antaranya fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang rawat inap. Kondisi genangan setinggi mata kaki orang dewasa.

Humas RSUD Sidoarjo, M Idham Adi Wijaya ketika dikonfirmasi membenarkan genangan air hujan masuk di RSUD. “Iya mas. Genangan air sudah mulai surut mas. Petugas juga melakukan pembersihan, dan pasien dipindahkan ke ruang yang lain,” ujar Idham, Rabu (25/12/2019).

Idham mengungkapkan, kondisi genangan air setinggi mata kaki orang dewasa tersebut, akibat hujan deras dan saluran pembuangan air dari luar rumah sakit tidak bisa menampung. “Sehingga saluran air luar yang tidak tertampung meluber masuk ke RSUD,” jelasnya.

Meski begitu, Idham menegaskan, bila genangan air tersebut sudah surut dan proses pembersihan, serta tidak mengganggu pelayanan rumah sakit. “Alhamdulillah pelayanan tetap berjalan normal. Ini petugas lagi proses pembersihan dari sisa-sisa genangan air,” terangnya.

Ditanya tentang adanya rencana untuk peninggian, Idham mengaku, tidak berani memutuskan. “Kalau masalah peninggian, masih dikoordinasikan dengan pimpinan mas,” ungkapnya.

Selain banjir, puluhan rumah di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin, rusak diterjang angin kencang, Rabu (25/12/2019) sore. Sebanyak 40 rumah mengalami kerusakan.

Peristiwa ini langsung mendapat perhatian dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Dwidjo Prawito. Ia mengatakan, dari pendataan ada 40 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang tersebut. “Ada 40 rumah yang mengalami kerusakan ringan akibat angin kencang di Banjarpanji, Tanggulangin,” kata Dwidjo.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan pendataan, pihaknya kemudian memberikan bantuan sementara kepada korban berupa terpal untuk menutup atap rumah mereka. “Bantuan awal seperti terpal akan diberikan sambil menunggu bantuan-bantuan selanjutnya,” jelasnya.

Disinggung banjir di sejumlah lokasi di Sidoarjo, termasuk di sebagian RSUD Sidoarjo dan wilayah Cemengkalang, dirinya mengatakan masih melakukan pengecekan. “Kami melakukan pengecekan untuk wilayah lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho memerintahkan anggotanya untuk membantu arus lalu lintas di wilayah Cemengkalang akibat genangan air banjir setinggi 40 sentimeter. “Anggota sudah saya perintahkan untuk membantu arus lalu lintas di lokasi itu,” tutur Zain.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda sebelumnya menjelaskan jika sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk Sidoarjo, berpotensi terjadi angin kencang disertai hujan deras pada sore dan malam hari.  ara, jtn, bej, det