Perempuan Berdaya, Indonesia Bisa Maju

Ist
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Mojokerto Yayuk Ismawati Pungkasiadi membuka lomba masak di Pendapa, Selasa (24/12/2019).

MOJOKERTO (global-news.co.id)–Di era modern ini, dalam bela negara perempuan harus berdaya dan bisa meningkatkan kemakmuran warga agar Indonesia semakin maju.

Pesan itu dilontarkan, Ketua DPRD Kabupaten (Kab). Mojokerto Ayni Zuroh, ketika menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke-71, Hari Nusantara dan Hari Ibu ke-91 tahun 2019, di Halaman Kantor Pemkab Mojokerto, Selasa (24/12/2019).

Momentum Hari Ibu, lanjut politisi PKB ini, harus dijadikan sebagai refleksi pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan. “Peringatan Hari Ibu merupakan keberhasilan kaum perempuan. Perempuan telah ikut berjuang mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Perempuan dan laki-laki berada dalam posisi garis yang sama dalam kesetaraan gender. Perempuan punya akses dan daya, dalam mewujudkan pembangunan jangka panjang,” katanya.

Terkait Hari Nusantara dan Bela Negara, Ayni juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga persatuan dan kesatuan demi solidnya NKRI.

“Hari Nusantara mengingatkan pada kita semua mengenai konsep Wawasan Nusantara. Pada peringatan ini marilah kita meneguhkan tekad bahwa Republik Indonesia adalah sebuah negara kesatuan yang tidak terpisahkan. Upaya meningkatkan kesejahteraan bangsa, bisa kita lakukan dengan meningkatkan peran keluarga. Serta dibarengi penanaman nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu kita,” tandasnya.

Pada kesempatan ini turut diserahkan bantuan dari Bank Jatim berupa satu unit mobil angkut sampah, dan banner untuk lapangan tennis. Bantuan diterimakan secara simbolis pada Sekdakab Mojokerto Herry Suwito.

Peringatan Hari Ibu Kab. Mojokerto tahun 2019 diisi beberapa kegiatan. Antara lain lomba masak ikan di kalangan anggota PKK, fashion show, jalan sehat bersama Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi dan OPD, serta organisasi wanita se-Kab. Mojokerto. bas