Pemkot Surabaya Belum Terima Data DIPA

Pemkot Surabaya hingga saat ini belum mendapatkan data Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Pemprov Jatim.

SURABAYA (global-news.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya hingga saat ini belum mendapatkan data Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Hal ini membuat kaget Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elistianto Dardak.  “Saya cek dulu, saya belum denger masalah itu,” ucap Emil usai menjadi pembicara pada seminar di UINSA, Surabaya, Rabu (11/12/2019).

Meski belum mengetahui adanya masalah tersebut, Emil menjelaskan, bahwa pihaknya memiliki standar terkait pengajuan anggaran. Anggaran untuk 2020 yang diajukan dan diproses di provinsi akan diberikan persetujuan berdasarkan apa yang telah disepakati dengan DPRD masing-masing kabupaten/kota.

“Saya pengalaman dulu sebagai Bupati di Kabupaten Trenggalek, biasanya enggak ada hambatan yang berarti, jadi mungkin saya saya harus cek dulu ya saya enggak bisa mengasumsikan,” ujarnya.

Suami dari Arumi Bachsin tersebut membeberkan bahwa sejauh ini, ada beberapa kabupaten seperti Sidoarjo yang masih mengajukan untuk ditinjau kembali. “Kalau komplain dari Pemkot Surabaya ini, berarti dari tanggal 22 November lalu, sekarang tanggal 11 Desember, sudah ada sekitar 20 hari-an, okelah nanti saya cek lagi ya,” tegas Emil.

“Tapi setahu saya biasanya dari pengalaman saya kita enggak akan ada masalah-masalah tertentu untuk menyetujui anggaran dari kabupaten atau kota,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Anggaran, Badan Pengelola Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya, Adhitya Amarendra menyebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim terkait penggunaan anggaran tersebut sejak pertengahan bulan November 2019.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan apa yang mereka minta. “Sampai saat ini kami belum mendapat data tersebut (DIPA) dari Pemprov Jatim,” kata Adit.

Meski begitu, Adit telah berkoordinasi secara langsung dengan Kantor Wilayah Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pihaknya dijanjikan akan diberi data pada Kamis (12/12/2019) hari ini. “Tapi saya sudah koordinasi dengan Kanwil Keuangan kok. Kami dijanjikan akan diberi datanya pada Kamis besok,” kata Adit.  ngo