Kemenpora Dorong Pemuda Raih Indonesia Emas 2045

Menpora Zainuddin Amali bersama wartawan di sela menghadiri kegiatan Silaturahim KAHMI dan HMI dengan Kemenpora di Graha KAHMI Jatim Jalan Gayungsari Timur Surabaya, Sabtu (28/12/2019).

SURABAYA (global-news.co.id) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan fokus pada dua program untuk mendukung program-program prioritas pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin khususnya di bidang pembangunan  SDM untuk mempersiapkan generasi Indonesia emas 2045 mendatang.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Menpora Zainuddin Amali mengaku mulai mereview sejumlah program di Kemenpora untuk difokuskan pada program yang jelas output dan outcome serta kemanfaatannya bagi  masyarakat.

Fokus program di Kemenpora ada dua, yang pertama adalah mendorong kaum muda  menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing, dan lebih didorong menghasilkan pemuda yang bisa punya kewirausahaan (entrepreneurship).

Alasannya, selama ini kita terlalu banyak berbagai masalah, tidak fokus dan akhirnya begitu para pemuda kita selesai, khususnya lulus dari perguruan tinggi pendidikan dia sibuk kesana kemari mencari pekerjaan.

“Makanya Kemenpora bekerjasama dengan kementerian dan lembaga lainnya memfokuskan diri untuk mendorong mereka menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta punya kemampuan kewirausahaan,” ujar Zainuddin Amali saat menghadiri

Kemenpora terpanggil dan mulai membangun kesadaran secara pelan-pelan kepada anak-anak muda. Dasar-dasar tetap diberikan walaupun dasar-dasar nanti kelanjutannya dengan Kementerian UKM, dan kementerian yang lain-lain tetapi Kemenpora mentriger supaya anak muda juga punya jiwa entrepreneurship.

“Persaingan ke depan itu akan semakin berat, apalagi ada bonus demografi. Ini luar biasa yang harus kita hadapi, kalau kita tidak siap maka pasti yang akan jadi korban duluan anak-anak muda kita,” jelas mantan ketua Komisi II DPR RI ini.

Secara khusus, Menpora juga meminta kepada anak-anak HMI yang masih aktif maupun pemerhati HMI untuk mendorong agar anak-anak siap menghadapi bonus demografi dan persaingan yang begitu ketat seiring luar biasanya perkembangan teknologi seperti sekarang ini.

Program yang kedua, lanjut Zainuddin Amali yakni fokus pada penguatan ideologi dan karakter budaya bangsa. Sebab berbagai hal yang negatif yang muncul akhir-akhir ini salah satu penyebabnya adalah karena kita tidak kuat dari dalamnya, sehingga yang muncul adalah penindakan-penindakan terhadap hal-hal yang negatif seperti munculnya intoleran, radikalisme, dan berbagi hal lainnya.

Dengan kecanggihan teknologi sekarang ini berbagai paham dari luar negeri yang belum tentu sejalan diterapkan di Indonesia sangat mudah untuk diakses. Karena itu yang bisa dilakukan adalah membuat benteng-benteng di antara anak-anak muda kita melalui penguatan ideologi.

“Kalau anak muda kita sudah imun dan dia sudah kuat ideologi, karakter dan budaya bangsa, kami yakini pasti apapun yang akan masuk itu tidak akan bisa mempengaruhi daya pikir, perasaan dan berbagai hal yang menjurus ke hal-hal yang membuat kita terpecah (disintegrasi) di antara anak bangsa dan berbagai hal yang muncul,” beber Zainuddin Amali.

Sedangkan di bidang keolahragaan, kata Zainuddin juga hanya ada dua program saja yakni permasalan dan pembudayaan olahraga, serta pembinaan usia dini dan prestasi. “Dari empat program yakni dua di bidang kepemudaan dan dua di olahraga, ada satu yang menjadi prioritas utama yakni tata kelola birokrasi dan kecepatan layanan publik di Kemenpora,” tegasnya.

Dari program tersebut banyak hal yang bisa disinergikan dengan KAHMI maupun HMI, PMII, GMKI, IMM dan organisasi kemahasiswaan lainya serta OKP. Misalnya, beberapa waktu lalu Kahmi pusat menyampaikan ada program yang sangat bagus yang sudah digagas yakni jalan sehat nasional April lalu di Jember. Kemudian di Bengkulu dan Spirox tempat kelahiran almarhum Lafrand Pane.

“Kalau ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya pemasalan dan pembudayaan pasti kita bisa bersinergi dan dari itu akan muncul keinginan untuk bergerak dan berolahraga,” jelas pria yang juga menjabat Plt ketua DPD Partai Golkar Jatim. ani