Dwi Hari Tjahyono Resmi Ketua Fraksi Keadilan Bintang Nurani Jatim

SURABAYA (global-news.co.id) – Setelah melalui rapat pleno Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  beberapa waktu lalu, Dwi Hari Tjahyono resmi menggantikan Arif Hari Setiawan –yang meninggal saat mengikuti pembekalan di Jakarta — sebagai Ketua Fraksi Keadilan Bintang Nurani yang terdiri dari PKS, Hanura, dan Partai Bulan Bintang. Rencananya pelantikan ketua fraksi ini akan diumumkan pada rapat paripurna pada Senin (16/12/2019) mendatang.

Ketua Fraksi PKS Jatim, Irwan Setiawan menegaskan, penunjukan Dwi berdasarkan dukungan peserta rapat pleno. Apalagi pria kelahiran 5 Mei 1973 ini pernah duduk

Dwi Hari Tjahyono

sebagai Ketua Fraksi PKS Kab. Malang masa jabatan 2014-2019.

“Atas masukan sejumlah pengurus, DPW PKS Jatim akhirnya menunjuk Pak Dwi Hari Tjahyono sebagai Ketua Fraksi Keadilan Bintang Nurani Jatim.  Dan kebetulan dua partai yang menggabungkan diri ke PKS tidak mempermasalahkannya,” ujar Irwan yang pernah menjadi duduk sebagai anggota DPRD Jatim selama dua periode ini, Senin (9/12/2019).

Sebagai Ketua Fraksi, lanjutnya, Dwi diharapkan dapat memerjuangkan kepentingan rakyat Jatim, atau sesuai dengan nafas partai. Di sisi lain, pria asli Malang ini diminta tak segan-segan memberikan kritik terhadap kinerja OPD-OPD di Jatim jika dipandang melenceng secara konstruktif.

Terpisah, Dwi yang juga anggota Komisi B DPRD Jatim mengaku kaget atas penunjukan ini. Mengingat menjadi ketua tidaklah mudah, karena banyak amanah yang harus dijalankan, termasuk amanah dari rakyat Jatim.

“Fraksi sebagai etalase dari partai, maka kita harus mengerjakan amanah rakyat yang sudah dipercayakan kepada kita. Untuk itu saya akan menjaga amanah rakyat dan meneruskan perjuangan partai yang sudah direalisasikan selama ini,” kata pria yang jadi anggota Komisi B DPRD Kab Malang ini.

Bagaimana komunikasi dengan dua parpol yang notabene menggabung dengan PKS? Dwi menegaskan kalau fraksi PKS tidak murni berdiri sendiri, namun ada Partai Hanura dan Bulan Bintang. Karena itu komunikasi bersama sangat dibutuhkan agar menjadi fraksi keadilan bintang nurani tetap kondusif. ani