Awal Januari 2020, Jalan Yos Sudarso Surabaya Bisa Dilalui

Jalan Yos Sudarso yang ditutup sejak akhir Agustus lalu karena adanya proyek pembangunan basement Alun-Alun Surabaya ditargetkan bisa dilalui pejalan kaki awal Januari 2020.

SURABAYA (global-news.co.id) – Kabar penutupan Jalan Yos Sudarso mulai ada titik terang. Jalan protokol yang ditutup sejak akhir Agustus lalu karena adanya proyek pembangunan basement Alun-Alun Surabaya ditargetkan bisa dilalui pejalan kaki awal Januari 2020.

“Target optimisnya Februari atau awal tahun sudah bisa dilalui. Kami lakukan lebih cepat karena saat ini kita lakukan penggalian,” kata Kabid Gedung Bangunan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Surabaya Iman Krestian di Surabaya, Jumat (6/12/2019).

Dia mengatakan progres pembangunan Alun-alun Surabaya secara keseluruhan mencapai 30 persen. Untuk progres pembangunan basement, pihaknya belum bisa memperkirakan karena ada satu persil di Jalan Pemuda 17 belum bisa dieksekusi, karena masih sengketa. “Kami berharap pada 2021 diusahakan selesai. Saat ini masih dilakukan upaya hukum,” katanya.

Iman menjelaskan pengerjaan basement Jalan Yos Sudarso selama enam bulan itu, terdiri atas pembuatan dinding penahan keliling, pembuatan atap plat basement (landasan jalan) dan penggalian bawah tanah. “Anggaran total keseluruhan Rp 70 miliar. Tahun 2019 dianggarkan Rp 20 miliar dan sisanya di tahun 2020,” katanya.

Selama Jalan Yos Sudarso ditutup, lanjut dia, Dishub Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya sudah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas, yakni di simpang Jalan Panglima Sudirman-Jalan Embong Wungu-Embong Tanjung, dilakukan pembukaan road barrier sebagai jalur alternatif pengalihan arus dari penutupan Jalan Yos Sudarso.

Di simpang Jalan Ketabang Kali-Jalan Yos Sudarso juga dilakukan perubahan arah lalu lintas, Jalan Ketabang Kali sisi timur menjadi timur ke barat. Arus lalu lintas dari Jalan Ketabang Kali sisi timur bisa menuju ke Jalan Yos Sudarso, Jalan Yos Sudarso sisi timur patung, dan Jalan Yos Sudarso sisi barat patung.

Jalan Yos Sudarso sisi barat patung akan menjadi dua arah lalu lintas, sedangkan dari Jalan Wali Kota Mustajab dapat belok ke kanan menuju Jalan Yos Sudarso sisi barat patung. Selain itu, dari Jalan Yos Sudarso sisi barat patung boleh lurus ke selatan dan belok ke kanan Jalan Ketabang Kali sisi barat.

Di simpang Jalan Boulevard- Jalan Ketabang Kali dilakukan perubahan arus lalu lintas, yakni Jalan Ketabang Kali sisi timur menjadi timur ke barat. Selain itu, perubahan arus lalu lintas juga dilakukan di Jalan Plaza Boulevard menjadi satu arah dari selatan ke utara. pur