Raja’e: DBHCHT Harus Sinergi dengan Pamekasan Hebat

Raja’e bersama Sekdakab dan Forkopimda melepas JJS.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Pemkab Pamekasan Minggu (17/11/19) hari ini menggelar kegiatan Jalan Jalan Sehat (JJS) dalam rangka penyampaian informasi program Pamekasan Hebat melalui dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).  Kegiatan itu dibuka oleh Wakil Bupati Pamekasan Raja’e di Monumen Arek Lancor Pamekasan. 

Kegiatan yang bertema “Jalan Sehat Bersama Bupati dan Wakil Bupati” itu diikuti oleh ribuan warga masyarakat Pamekasan. Selain Wabup Raja’e juga hadir Sekdakab Totok Hartono, anggota Forkopimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan serta Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman MSI. Semua ikut jalan dari rute yang telah ditentukan panitia. Kegiatan jalan-jalan sehat ini menyuguhkan puluhan hadiah  dengan nilai total puluhan juta rupiah.

Kupon diberikan secara gratis. Dampaknya banyak warga yang merasa senang dengan  mengikuti kegiatan jalan-jalan bersama Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan.

Bupati Badrut Tamam tidak bisa hadir dalam kegiatan ini  karena acara di Jakarta.  Rute yang dilewati adalah Jalan Trunojoyo ke selatan, belok kanan menuju Jalan Abdul Azis, lalu belok kanan lagi menuju Jalan Segara. Di ujung Jalan Segara belok kanan menuju Jalan    Diponegoro dan terakhir  kembali ke start di Monumeun Arek  Lancor.

Dalam perjalanan rute yang dilalui panitia melalui pengeras  suara menyampaikan tentang berbagai kegiatan atau program Pamekasan Hebat dan yang didanai oleh DBHCHT.
Sebelum peserta jalan-jalan sehat dilepas oleh Wabup Raja’e  bersama masyarakat yang hadir dan panitia serta pejabat yang hadir menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah  itu lalu melakukan senam pagi bersama Wakil Bupati dan jajaran pejabat Pemkab Pamekasan dan Forkopimda.

Wabup Raja’e  mengungkapkan untuk mensosialisasikan dan mendapat dukungan public atas sebuah program pembangunan  maka perlu sosialisasi terlebih dahulu. Dan para penerima program DBHCHT ini setuju untuk sosialisasi program itu melalui jalan-jalan sehat.

“Saya berharap dengan kegiatan jalan-jalan sehat ini agar program kegiatan dalam program DBHCHT dapat bersinergi dengan program Pamekasan Hebat, misalnya melalui bidang kesehatan, ekonomi  dan infrastruktur,” katanya.

Dia mengatakan sejak mulai dilakukan tahun 2008 lalu masyarakat sudah banyak merasakan manfaat DBHCHT ini. Seperti pembangunan RSUD Waru, pengadaan alat kesehatan, jalan desa menuju perkebunan tembakau, alat pertanian dan latihan peningkatan keterampilan bagi petani tembakau.

“Karena itu saya imbau agar pimpinan OPD terkait benar-benar memahami regulasi DBHCHT dan pemanfaatannya, sehingga masyarakat, utamanya petani tembakau dapat menikmati program ini secara  maksimal. Di sisi lain saya juga berharap agar petani memahami aturan dengan baik, bahwa setiap pajak yang diterima negara pada akhirnya juga akan kembali pada rakyat lagi,” pungkasnya. (mas)