Pesta Rakyat Pamekasan, 7 Ribu Porsi Makanan Gratis untuk Warga

Wabup Raja’e meninjau stan penyedia makanan gratis.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Pesta rakyat yang digelar Pemkab Pamekasan Senin (4/11/19) malam menjadi kegiatan terakhir rangkaian acara memperingati Hari Jadi Pamekasan yang ke 489. Pesta Rakyat pun berlangsung sukses.

Ribuan masyarakat mendatangi lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati tempat acara itu digelar.

Banyak acara yang ditampilkan dalam malam pesta rakyat tersebut. Di antaranya bursa sembako murah, yang digelar mulai sejak sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Lalu juga penyediaan ribuan porsi kuliner gratis yang berupa makanan khas Pamekasan dan makanan popular lainnya yang dibuka mulai sekitar pukul 18.00 WIB.

Selain itu juga digelar pementasan aneka ragam hiburan kesenian khas Pamekasan, diantaranya hadrah, kerawitan dan dan music keroncong yang dilakukan mulai pukul 19.00 WIB.

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e hadir bersama Forkopimda Pamekasan, Sekdakab Totok Hartono dan para pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Juga tampak Ketua Dharma Wanita Pamekasan yang juga istri Bupati Pamekasan Ibu Nayla Badrut Tamam bersama istri Wakil Bupati Ibu Yuni Lailatul Fitriyah Raja’e. Keduanya didampingi oleh sejumlah istri pejabat teras di lingkungan Pemkab dan para pejabat perempuan di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Panitia menyediakan sekitar 7 ribu porsi kuliner yang disediakan untuk masyarakat Pamekasan, dengan melibatkan sekitar 52 stan penyedia makanan. Masyarakat Pamekasan berdatangan menikmati makanan gratis tersebut dengan penuh gembira.

Panitia melarang makanan dibawa pulang, tapi harus dinikmati dilokasi acara.

Wakil Bupati Raja’e mengatakan pesta rakyat ini digelar sebagai bagian terakhir darir rangkaian kegiatan memeriahkan peringatan Hari Jadi Pamekasan yang ke 489 tahun ini. Tujuannya untuk memberi kesempatan bagi masyarakat bersenang senang sambil lalu menonton aneka hiburan kesenian khas Pamekasan.

“Banyak makanan khas Pamekasan yang disediakan, ada campor lorjuk, campor tolang, sate lalat, nasi jagung, nasi goreng dan lain sebagainya. Silakan semuanya dinikmati sambil lalu kita bersyukur kepada Allah SWT dengan harapan agar Pamekasan ke depan akan lebih baik,” kata Raja’e.

Raja’e mengaku senang respon dari masyarakat begitu besar memeriahkan kegiatan Hari Jadi Pamekasan. Kondisi itu, kata dia, menunjukkan masyarakat Pamekasan sadar tentang makna memperingati hari jadi daerahnya, dengan harapan bisa bersama membangkitkan semangat melakukan perbaikan.

“Kita inginkan peringatan hari jadi tahun depan akan lebih baik lagi. Tentunya yang paling pokok mari kita rajut kebersamaan mengisi pembangunan dengan penuh semangat dan ikhlas untuk menuju Pamekasan yang lebih baik, rajjeh bejreh dan parjugeh,” tandasnya. (mas)