Perbaikan IPAM Karang Pilang 3, PDAM Imbau Warga Tampung Air

PDAM Surya Sembada Surabaya akan memasang panel cadangan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karang Pilang 3. Dampak pemasangan air akan mengecil hingga tidak keluar.

SURABAYA (global-news.co.id) – PDAM Surya Sembada Surabaya akan memasang panel cadangan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karang Pilang 3. Selama proses pemasangan, pihak PDAM akan mematikan mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB, Rabu (13/11/2019).

Rencananya, proses pengerjaan memakan waktu empat jam, pihak PDAM mengimbau untuk mempersiapkan mengisi tandon air di rumah masing-masing.

Dari poster yang beredar jika dampak pemasangan IPAM Karang Pilang 3 air akan mengecil hingga tidak keluar. Beberapa di Surabaya. Wilayah yang terdampak mulai dari Pagesangan, Korem, Siwalan, Jemur, Pondok Candra, Pandugo, Gununganyar, Mulyosari, Semampir, Keduk Baruk dan sekitarnya. Kenjeran, Kedung Cowek, Tambak Wedi, Babatan,Tanjungsari, Gadukan Perak dan sekitarnya.

Manajer TU dan Humas PDAM Surya Sembada Surabaya Adi Nugroho mengatakan pihaknya akan memasang panel listrik cadangan yang rencananya akan dilakukan malam hari.  “Pemasangannya hanya empat jam. Mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dinihari nanti. Setelah itu akan kembali normal,” kata Adi, Rabu (13/11/2019).

Pemasangan panel cadangan ini, jelas Adi, mengantisipasi jika aliran listrik PLN padam, maka secara otomatis listrik cadangan akan menyala dan tidak membuat proses pengolahan tersendat.

“Jika aliran listrik mati atau PLN padam, maka secara otomatis listrik cadangan akan menyala, tanpa menganggu supplai air ke pelanggan,” lanjutnya.

Namun para pelanggan tidak perlu khawatir. Sebab, pihaknya sudah mempersiapkan dengan pengisian tandon-tandon reservoir di Putat, Ketegan dan Wonokitri secara penuh. “Setelah tandon-tandon reservoir kita penuhi. Kemudian langsung kita melakukan pengerjaan. Dengan begitu masih ada supplay air untuk pelanggan,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno menyesalkan sikap PDAM. Menurutnya, cara komunikasi PDAM kepada public sangat buruk. Sebab, sebelum pemasangan panel cadangan IPAM Karang Pilang 3 dilakukan pasokan air di sejumlah kawasan sudah mengecil bahkan ada juga yang sampai tidak keluar.

“Saya prihatin cara komunikasi yang dilakukan PDAM kepada publik. Sekian banyak titik atau lokasi bakal debit airnya mengecil atau bahkan tidak keluar air, tapi tidak ada permintaan maaf dari PDAM,” kata Anas.

Diketahui kawasan terdampak air mengecil sampai tidak keluar akibat pemasangan panel cadangan IPAM Karangpilang 3 pada 13-14 November 2019 mulai pukul 21.00 WIB hingga 01.00 WIB yakni Menanggal, Pagesangan, Ketintang, Korem, Siwalan, Jemur, Pondok Candra, Gunung Anyar, Purimas, Rungkut madya, pandugo, Kedung Baruk, Semampir, Mulyosari, Galaxy Mal.

Selain itu, Kenjeran, Kedung Cowek, Tambak Wedi, Dukuh Kupang, Simo Gunung, Simo Kalangan, Simo Mulyo Bengkok, Tanjungsari, Kalibutuh, Gunawangsa, Babatan, Demak Salatiga, Rembang, Gadukan Perak dan wilayah sekitarnya.

“Dikira tidak keluar air itu dianggap biasa oleh PDAM. Sengsara rakyat itu jika pasokan air terganggu atau tidak keluar air. Tidak hanya di kampung-kampung, juga di kompleks-kompleks perumahan. Semua akan kalang-kabut akibat pemasangan panel cadangan IPAM Karang Pilang 3,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta PDAM minta maaf pada warga Surabaya atas pemasangan panel cadangan IPAM Karangpilang 3 karena kehidupan rakyat akan terganggu. “Komunikasi yang buruk dari PDAM menandakan pimpinan perusahaan daerah tidak peka masalah. Tidak punya sense of crisis,” pungkasnya. pur, dtk