Dinkop Jatim Diminta Bantu Koperasi Simpan Pinjam yang Kolaps

SURABAYA (global-news.co.id)- Maraknya koperasi simpan pinjam yang kolaps atau bangkrut akibat pengelolaannya tidak profesional sangat disesalkan DPRD Jatim. Imbas kondisi ini masyarakat yang terlanjur menyetor uang untuk pendirian koperasi jadi dirugikan.

Anggota Komisi B DPRD Jatim Mahdi menegaskan jika di wilayahnya Probolinggo banyak sekali koperasi simpan pinjam yang terpaksa tutup alias gulung tikar karena dalam pengelolaannya tidak profesional. Dengan kondisi ini Dinkop Jatim diminta untuk membantu penyelesaiannya.

Mahdi

“Saya berharap Dinkop turun tangan menyelesaikan masalah ini. Di wilayah saya hampir puluhan koperasi simpan pinjam yang tutup karena pengelolaannya kurang profesional,”tegas politisi asal PPP ini, Senin (25/11/2019).

Ditambahkannya, keberadaan koperasi simpan pinjam sangatlah penting bagi masyarakat sebagai pengungkit ekonomi bangsa. Tapi sayangnya keberadaan koperasi simpan pinjam ini bergerak abal-abal. Padahal banyak uang masyarakat yang disetor untuk modal koperasi tersebut.

Akibat ketidakprofesionalan ini dimanfaatkan sama bank tithil-istilah bank yang menghalalkan riba-. “Sekarang ini banyak bank tithil yang melakukan jemput bola hingga di kampung-kampung untuk memberikan pinjaman. Tapi ya itu dengan bunga yang cukup tinggi alias riba,”tegasnya.

Melihat kenyataan tersebut,  Mahdi mengharapkan Dinkop Jatim turun untuk membantu penyelesaiannya serta memberikan pendampingan untuk pengelolaannya. ani