Badrut Tamam Bertekad Januari 2020 Lelang Proyek Dimulai, Maret Eksekusi

Badrut Tamam bersama wakilnya Raja’e.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam bertekad pelaksanaan lelang proyek pembangunan di daerahnya sebisanya akan dilakukan secepatnya. Lelang dilakukan mulai Januari 2020 mendatang.

Hal itu dilakukan untuk memenuhi perintah dari Presiden Joko Widodo yang meminta pada bulan Januari lelang di daerah sudah digelar dan eksekusi mulai bulan Maret 2020.

“Dalam rapat koordinasi dengan Forkopimda se Indonesia yang digelar 13 November 2019 lalu di Jakarta, Bapak Presiden menargetkan bahwa mulai Januari lelang proyek pembangunan di masing-masing daerah harus sudah digelar. Dan pada bulan Maret harus mulai dieksekusi. Karena ini merupakan arahan, maka harus kita perhatikan dan harus kita laksanakan,” kata Badrut Tamam, Kamis (28/11/19).

Saat itu, kata Badrut Tamam, Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan terkait pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, sehingga pembangunan tidak menumpuk di akhir tahun anggaran yang dinilai sangat tidak tepat dan terburu buru yang pada akhirnya akan rawan bermasalah.

Badrut Tamam menilai arahan Presiden yang disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda seluruh Indonesia beberapa waktu lalu itu sangat tepat. Bila bisa dilaksanakan dengan baik, maka pelaksanaan proyek pembangunan di daerah akan berjalan sesuai dengan tahapan dan perkembangan. Dan jika ini terjadi maka akan berpengaruh pada percepatan pembangunan daerah.

Dia mengaku merasa perlu untuk menyampaikan arahan dan pesan Presiden itu kepada semua masyarakat utamanya para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan, agar menjadi perhatian bersama. Selain OPD, kata Badrut, instansi pemerintahan dan elemen lainnya juga penting untuk mengetahui hal itu, sehingga apa yang diharapkan Presiden bisa terealisasi dengan baik.

Selain soal percepatan pembangunan, lanjut Badrut Tamam, hal lain yang juga menjadi perhatian Presiden Jokowi adalah soal pentinganya membangun komitmen bersama dalam mendukung keutuhan NKRI. Kuatnya dukungan dan kebersamaan dalam menjaga kuutuhan NKRI dinilai menjadi faktor penting untuk kesuksesan pelaksaan pembangunan nasional.
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembanguna Daerah (Bappeda) Pemkab Pamekasan Taufikurrahman menyatakan, pihaknya siap melaksanakan instruksi tiu. Ia menjelaskan lambatnya realisasi proyek pembangunan di Pamekasan selama ini karena bebarapa hal salah satunya karena aanya pelaksanaan Pilkada serentak dan pemilu 2019.
“Gelaran pesta demokrasi ini ikut berpengaruh pada realisasi program pembangunan di Pamekasan dan didaerah lain di Indoensia, karena program yang bersifat bantuan hibah ditunda, karena dikhawatirkan bernuansa politik,” tandasnya. (mas)