TGB Zainul Majdi Puji Alim Markus

TGB Zainul Majdi (berpeci) bersama timnya berpose bersama Alim Markus (sebelah kiri TGB) usai mengadakan silaturahim di Surabaya.

SURABAYA (global-news.co.id) – Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi akhirnya menempati janjinya untuk melakukan silaturrahim kepada Presdir Maspion Group, Dr (HC) Alim Markus. Saat bertemu, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode tersebut langsung memuji DR (HC) Alim Markus yang mempunyai kepedulian kepada sesama anak bangsa. Ini dapat dibuktikan dengan terjunnya langsung pengusaha nasional tersebut ke NTB pasca-gempa yang meluluhlantakkan daerah tersebut Agustus tahun lalu.

“Pertama saya mengucapkan terima kasih atas penerimaan saya oleh Alim Markus yang juga Pimpinan Fuqing Internasional beserta jajarannya. Saya mohon maaf ketidakhadiran saya saat peresmian Gedung Madrasah Yurong (persatuan) yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Hikmatusysyarief, NW., Salut Desa Selat, Lombok Barat, NTB, Minggu (22/9/2019) lalu, karena tugas yang tidak bisa saya tinggalkan,” kata TGB Zainul Majdi saat bersilaturrahim dengan Alim Markus di Surabaya Minggu 6 Oktober 2019.

Tampak mendampingi TGB, H. Irzani Sekretaris TGB dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hikmatusysyarief, NW., H. Husnawandi MH. Sementara Alim Markus didampingi Ketua Fuqing Jatim Sudijanto Admodjo, Ketua Harian Fuqing Jatim Drs. Herman Halim MBA beserta pengurus lainnya.

Lebih lanjut TGB mengatakan, Fuqing Internasional dan Jatim telah memberikan bantuan yang berarti bagi masyarakat NTB. Dengan terbangunnya kembali gedung sekolah di lingkungan pondok tersebut, bahkan lebih bagus dari sebelumnya, maka anak didik bisa bersekolah lagi dengan nyaman.

“Kami juga berharap cita-cita Alim Markus yang ingin mencetak 1 juta UMKM, juga berimbas kepada masyarakat NTB,” katanya.

Mencetak Entrepreneur

Sementara itu, Alim Markus mengatakan, “kehadirannya” di NTB tidak terlepas dari perhatiannya sesama umat manusia. Sesama bangsa Indonesia. “Kita satu sama lainnya harus saling membantu. Apalagi warga Lombok dilanda musibah. Karena itu, saya juga mengajak pengusaha lainnya untuk membantu Lombok,” katanya.

“Saya ini suku Jawa dari etnis Tionghoa, karena dilahirkan di Surabaya. Sama dengan Gus Dur yang mengaku ada darah Tionghoanya. Kita bersama-sama harus memajukan Indonesia. Ekonomi menjadi hal yang terpenting untuk sebuah kemajuan Indonesia. Karena itu, Cintailah Produk-Produk Indonesia,” katanya disambut tepuk tangan para hadirin.

Lebih lanjut, Alim Markus mengatakan, pihaknya melalui Tabungan Dahsyat (Tabungan Dagang Saya dan Teman) Bank Maspion akan mencetak sejuta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Keberadaan UMKM sangatlah diperlukan, karena sektor ini dinilai tangguh, dan terbukti tahan banting di saat krisis.

“Jadi nantinya, antara Maspion Group, Bank Maspion akan berkolaborasi untuk mewujudkan mencetak sejuta UMKM tersebut. Jadi pemegang tabungan Dahsyat yang dengan bunga 5,2% nantinya bisa menjadi agen penjualan semua produk-produk Maspion,” kata Alim Markus.

Keberadaan UMKM ini sangat penting. Setidaknya bagi pemegang Tabungan Dahsyat yang mendapat kesempatan untuk menjadi agen penjualan produk Maspion. “Saya tugaskan secepatnya Saudara Herman Halim, Dirut Bank Maspion, untuk sesegera mungkin “masuk” ke NTB, guna merealisasi lahirnya 1 juta UMKM tersebut,” pungkas Alim Markus. (Erfandi Putra)