Raja’e : Pamekasan Daerah Kecil, tapi Bisa Lahirkan Orang-Orang Besar

Raja’e menerima bantuan Mobil Perpustakaan dari Syarif Bando.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e menegaskan sekalipun tergolong daerah kecil Pamekasan memiliki potensi untuk melahirkan orang besar dan berpengaruh di Indonesia. Karena itu jika ada kebersamaan untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya, maka Pamekasan akan menjadi daerah yang hebat.

Raja’e mengemukakan itu saat memberi sambutan dalam acara Pengukuhan Ibu Nayla Hasanah Badrut Tamam sebagai Bunda Baca Kabupaten Pamekasan dan Seminar Perpustakaan oleh Pemkab Pamekasan, Kamis (17/10/19) lalu di Pendopo Ronggosukowati. Pengukuhan Bunda Baca Pamekasan dilaku oleh Syarif Bando Kepala Perpustakaan Nasional RI.

“Kita memang kebupaten kecil dan terisolir, namun kita punya peran dalam perjalanan bangsa ini. Dari Pamekasan kita mengenal ada Prof Dr Mahfud MD pakar hukum tata negara yang terkenal. Ada Prof Dr Didik J. Rachbini pakar ekonomi yang terkenal. Kita kecil tapi bisa menelurkan orang besar,” ungkapnya.

Kemungkinan untuk terus melahirkan orang orang besar, kata Raja’e, akan bisa terealisir, jika Pamekasan bisa memanfaatkan segala potensi dan ikhtiar yang cerdas. Di antaranya adalah memajukan semua lini kehidupan masyarakat utamanya bidang pendidikan dan peningkatan minat baca dan belajar dari masyarakatnya.

“Kita memang punya cita cita untuk menjadikan Pamekasan Hebat. Ini bukan hanya slogan yang didegungkan saja tiap waktu, namun menjadi cita cita tulus yang ditindaklanjuti dengan ikhtiar dan kerja keras untuk terus membaca dan belajar serta bekerja giat. Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh makin majunya ilmu pengetahuan yang dimilikinya,” katanya.

Karena itu, lanjut Raja’e, keberadaan seminar tentang perpustakaan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat Pamekasan untuk terus meningkatkan semangat berliterasi, karena semangat berliterasi itulah jalan menuju terciptanya SDM yang unggul dan berkualitas.

“Di sisi lain di Pamekasan terdapat belasan perguruan tinggi baik swasta atau negeri. Kalau semua perguruan tinggi itu kompak dan serius mengembangkan fungsinya, maka akan menjadi kekuatan bagi Pamekasan untuk bangkitnya kesadaran berliterasi dari masyarakat,” paparnya.

Dalam kesempatan itu Raja’e mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perpustakaan Nasional RI, Syarif Bando yang telah memiliki atensi yang besar terhadap Perpustakaan Pamekasan. Salah satunya berupa bantuan mobil teknis perpustakaan. Secara simbolis mobil itu diserahkan oleh Syarif Bando kepada Raja’e dalam acara pengukuhan Bunda Baca dan seminar tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Syarif Bando yang telah beri bantuan mobil perpustakaan. Bantuan mobil ini tentunya akan menjadi motivasi dan penggerak bagi kami menuju makin derasnya gerakan berliterasi di Pamekasan ini,” pungkasnya. (mas)