Usai Ikut Pelatihan, 60 Pengusaha IKM Siap Bangkit

Badrut Tamam saat tinjau pelatihan bagi IKM.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Bupati Pamekasan Badrut Tamam segera bertemu dengan kalangan Industri Kecil Menengah (IKM) guna melakukan serap aspirasi tentang keinginan mereka untuk menumbuhkembangkan usahanya. Kini Disperindag Pamekasan tengah menyusuh jadwal untuk pertemuan tersebut.

Pertemuan ini menindaklanjuti kegiatan pelatihan ekonomi kreatif berbasis kompetensi kejuruan, pengemasan hasil inovasi, dan peningkatan produksi bagi pengusaha IKM, yang diselenggarakan hasil kerjasama antara Pemkab Pamekasan dengan BPWS beberapa waktu lalu.

“Pertemuan serap aspirasi antara bapak Bupati dengan para pengalola IKM itu nanti akan membicarakan tentang apa saja yang diinginkan dan ke mana arah pengembangan usaha para pengelola IKM tersebut. Bapak Bupati tahu persis dan sangat senang karena hadir saat pelatihan saat itu,” kata Bambang Edy Suprapto, Kadis Perindag Pamekasan, Selasa (4/9/19).

Bupati Badrut Tamam, kata Bambang, sangat tertarik bila para pengelola IKM itu mendapat fasilitasi dari Pemkab agar usaha mereka berkembang pesat. Karena keberadaan mereka akan sangat mendukung cita cita dan ikhtiar Pemkab Pamekasan dalam upaya meningkatkan dan memperbaiki ekonomi masyarakat.

Salah satu program Bupati adalah mengupayakan produk unggulan Pamekasan bisa dijual atau dipajang dipertokoan modern. Bupati telah memerintahkan agar pertokoan modern di Pamekasan menyediakan tempat minimal 30 persen dari produk yang dijual di pertokoan modern itu merupakan produk unggulan local Pamekasan.

Pelatihan ekonomi kreatif hasil kerjasama antara Pemkab Pamekasan dengan BPWS dilakukan selama tiga tahap. Pertama dilakukan pada bulan April lalu, lalu dilanjutkan pada bulan Juli dan terakhir bulan Agutus lalu.

Kegiatan ini dilakuklan di Hotel Cahaya Berlian Jalan Trunojoyo dengan jumlah peserta 60 pengusaha IKM se Pamekasan.

Di antara materi pelatihan itu adalah membuat model kemasan produk yang indah bersih dan modern. Sehingga produk unggulan IKM asal Pamekasan bisa dan layak dipasarkan di toko toko modern. Kalau sebelumnya kemasan atau bungkusnya produk hanya berupa plastic biasa, namun dari pelatihan itu pengusaha sudah bisa membuat kemasan dari alumunium foil.

“Diantara produk unggulan Pamekasan yang dikemas dalam kemasan modern itu antara ikan teri krispi, kopi mangruf, kopi laki dan aneka unggulan lainnya. Semua kemasan sangat indah dan rapi sehingga membuat para konsumen akan tertarik untuk membelinya,” papar Bambang.

Selasa (3/9/19) hari ini 60 pengusaha IKM tersebut dikumpulkan untuk mempersamakan persepsi tentang bentuk aspirasi maupun keinginan para pengusaha tersebut. Termasuk didalamnya menyamakan teknis dalam serap aspirasi nanti agar pembicaraan focus pada kepentingan pengembangan usaha.(mas)

. .